Tepergok Hendak Bobol Salon, 2 Residivis Kasus Pencurian Dihajar Warga

Tepergok Hendak Bobol Salon, 2 Residivis Kasus Pencurian Dihajar Warga
2 Residivis Ditangkap di Solo. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo
PERISTIWA | 16 Oktober 2020 02:03 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Dua residivis kasus pencurian ditangkap warga setelah tertangkap beraksi membobol salon di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo Nomor 26 Sriwedari, Laweyan, Solo, Sabtu (10/10) lalu. Dua residivis berinisial SR (41) dan GCP (21) itu dihajar massa sebelum diserahkan ke Polsek Laweyan.

"Mereka ini residivis. Akan melakukan percobaan pencurian dengan menggunakan alat congkel dan pisau," ujar Kapolsek Laweyan AKP Ismanto Yuwono saat konferensi pers di Mapolsek Laweyan, Kamis (15/10).

Ismanto menjelaskan, saat melakukan aksinya, kedua pelaku dipergoki oleh warga. Para pelaku kemudian berusaha untuk melarikan diri ke wilayah pemukiman.

"Para pelaku ini sempat dihajar oleh warga. Mereka melakukan aksinya pukul 05.30 WIB," kata mantan Kasatreskrim Polres Karanganyar ini.

Setelah kabur, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Laweyan. Pihaknya kemudian melakukan pengejaran. SR diketahui melarikan diri dan bersembunyi di WC umum untuk menghindari kejaran polisi dan warga.

"Untuk tersangka GCP sudah ditangkap dan sempat dihajar oleh warga," ujar Ismanto.

Selain tersangka yang diamankan di Mapolsek Laweyan, terang Ismanto, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam berplat nomor AD 3361 MU, 1 alat congkel dari besi, 1 pisau sangkur, 2 kunci gembok yang sudah rusak.

"Kedua tersangka kita kenakan pasal 53 Jo Pasal 363 ayat 1 KUHP. Ancaman hukumannya 2,5 tahun penjara,” pungkasnya. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami