Terancam Penjara Seumur Hidup, Pelajar Pembunuh Begal Tak Ditahan

Terancam Penjara Seumur Hidup, Pelajar Pembunuh Begal Tak Ditahan
PERISTIWA » MALANG | 20 Januari 2020 14:19 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan kasus pembunuhan terhadap terduga pelaku begal motor dilakukan seorang siswa SMA berinisial ZA (16) di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Menurut Burhanuddin, begal yang dibunuh remaja karena melindungi kekasihnya itu sebetulnya tak berniat memerkosa korban perempuan.

Hal itu dikatakan Burhanuddin menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengan Komisi III DPR tentang peristiwa di Malang, Jawa Timur, itu.

"Kalau nanti berkasnya secara penuh sebenarnya tidak ada keinginan dari begal itu untuk memperkosa," kata Burhanuddin di gedung DPR, Senin (20/1).

Burhanuddin mengatakan, penusukan dilakukan pelajar itu bukan dalam keadaan terpaksa. Sebab, pelajar tersebut sudah membawa senjata tajam sebelum terjadinya penusukan tersebut.

"Kemudian si anak ini sudah membawa senjata tajam dan itu yang digunakan oleh si anak itu walaupun untuk membela diri dan itu membela diri dalam keadaan tidak terpaksa penuh," ujarnya.

Menurut dia, senjata tajam dibawa pelaku itulah yang menjadi persoalan. Karenanya, jaksa menilai aksi pelajar itu bukan kategori dalam terpaksa membela diri.

"Dia membela diri memang tidak dalam daya paksa yang penuh karena dia sudah membawa senjata tajam," ujar dia.

Dia menambahkan, sidang kasus pembunuhan begal dilakukan pelajar itu segera memasuki tuntutan. Namun dia memastikan, pelajar pelaku pembunuhan begal itu tak di penjara.

"Dan mohon maaf kami tidak melakukan penahanan kepada anak itu, dan hari Selasa besok ada tuntunannya kami juga akan kembalikan kepada orang tuanya," kata Burhanuddin.

Baca Selanjutnya: Kronologi Kejadian...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami