Terbakar Cemburu, Pria di Bali Tega Pukuli Kekasihnya

Terbakar Cemburu, Pria di Bali Tega Pukuli Kekasihnya
PERISTIWA | 3 Juni 2020 00:04 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Ketut Widiana (38) ditangkap pihak kepolisian Polresta Denpasar, Bali. Dia berurusan dengan kepolisian karena memukul seorang perempuan bernama, Made Tutik Remaja (44).

Pelaku melakukan penganiayaan itu karena terbakar cemburu kepada korban yang merupakan pacarnya sendiri. "Mereka (pelaku dan korban) masih pacaran," kata Kasubbag Humas Polresta Denpasar, AKP Iptu Ketut Sukadi, Selasa (2/6).

Pelaku diketahui seorang petugas keamanan dan melakukan penganiayaan kepada korban di indekosnya di Jalan Pulau Ayu, Gang Babiguling, Denpasar, Bali, pada Mei lalu.

Emosi Widiana memuncak setelah melihat di Facebook milik korban ada foto korban dengan mantan suaminya. Pelaku merasa cemburu dan menuduh korban berselingkuh dengan mantan suaminya. Namun, korban menjelaskan bahwa korban tidak pernah berselingkuh dengan mantan suaminya maupun dengan orang lain.

Tak peduli dengan penjelasan korban, pelaku tiba-tiba marah dan langsung mendorong ke tembok yang menyebabkan kepala belakang Tutik terbentur. Dia juga memukul pipi sebelah kiri korban menggunakan tangan kosong sebanyak satu kali.

Tak sampai di situ, pelaku juga menendang perut korban sebanyak satu kali. Tak terima, korban melaporkan ke Polresta Denpasar.

"Pelaku mendorong dan memukul dengan menggunakan tangan kosong mengepal disertai menendang ke arah perut. Akibat kejadian, kepala bagian belakang bengkak, pipi dan mata sebelah kiri bengkak dan memar," imbuh Iptu Sukadi.

Selanjutnya, pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian serta menginterogasi korban dan saksi-saksi. Kemudian Polresta Denpasar mencari informasi pelaku. Selanjutnya, pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 13.00 Wita, pelaku ditangkap saat bersembunyi di kamar mandi indekosnya.

Saat dilakukan interogasi pelaku mengakui melakukan penganiayaan karena cemburu pada korban.

"Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mako Polresta untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," ujar AKP Iptu Sukadi. (mdk/lia)

Baca juga:false
Ditegur Minta Isi Bensin Penuh Rp10 Ribu, Sekelompok ABG Aniaya Operator SPBU
Pesta Ulang Tahun di Tomohon Berujung Penikaman Suami dan Istri
Gara-gara Handphone Hilang, Anak Disiram Bensin dan Dibakar Sang Ayah
Kesal Tak Dipinjami Duit, Pelajar SMK Tusuk Siswi SMP Hingga Kritis
Tak Tahan Berkali-kali Jadi Korban KDRT, Istri Polisikan Suami
Gara-Gara Burung Mati, Pemuda di Yogyakarta Dihajar Pakai Helm & Ditusuk

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5