Terbang ke Amerika Saat Karhutla, Gubernur Jambi Hadiri Hari Pramuka Dunia

PERISTIWA | 23 September 2019 19:03 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Asisten Pemerintah Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jambi, Apani Saharudin membantah, kepergian Gubernur Jambi, Fachrori Umar ke luar negeri bukan tak memperhatikan warganya. Menurutnya, Fachori ke luar negeri karena ada acara.

"Kepergian bapak gubernur ke Amerika bukan meninggalkan atau lari dari kondisi yang ada, kan ada kami-kami yang lain juga. Beliau di sana menghadiri undangan hari Pramuka dunia," katanya dalam acara Forum Merdeka Barat 9, di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Senin (23/9).

Dia mengungkapkan, apa yang dituduhkan kepada Fachori tidak benar. Bahkan seperti dibuat-buat yang seolah-olah warganya membenci Fachori.

"Dari Jambi kirim utusan ada peserta dari Jambi ikut, enggak benarlah itu, terlalu berlebihan gubernur nggak peduli," ujarnya.

Lebih lanjut, Apani menyampaikan, Fachori sangat memperhatikan warganya. Bahkan, dia sempat turun langsung dan lakukan Salat Jumat di lokasi.

"Gubernur sering pantau melalui udara datang ke kecamatan, yang tempat ada yang merah, gubernur ke sana Jumat lalu Salat Jumat di sana berikan masker dan pencegahan pada masyarakat," terangnya.

"Sesungguhnya bukan abai, bahkan pak gubernur dari paparan saya tadi mulai dari Maret itu sudah melakukan antisipasi kami melakukan rapat koordinasi Maret lalu, kemarau terasa pada Januari aktif awal Februari, Maret sudah rapat koordinasi antisipasi karhutla," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Walhi Jambi, Rudiansyah menyebutkan Gubernur Jambi, Fachrori Umar ke luar negeri saat warganya menderita kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menurutnya, Fachori disebutkannya tidak peduli dengan kondisi wilayahnya sendiri.

"Tidak satu pun statement beliau itu menyampaikan atau mengatakan akan melindungi rakyatnya. Ini kan luar biasa seorang kepala daerah yang seharusnya melindungi rakyatnya dalam situasi cuacanya cukup mengkhawatirkan dan mengakibatkan beberapa orang menderita, sakit dan sebagainya, dia (Fachrori) malah jalan-jalan," kata Rudiansyah di Kantor Walhi Nasional, Jalan Tegal Parang, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).

Baca juga:
Polda Sumsel Rekomendasikan Cabut Izin PT HBL karena Langgar Aturan
Pemprov Jambi Gratiskan Biaya Rumah Sakit Warganya yang Menderita ISPA
Terlibat Kasus Karhutla, Direktur PT HBL Dikenakan Pasal Berlapis
Bos Bappenas Sebut Potensi Kebakaran Hutan di Ibu Kota Baru Masih Kecil
Kepala BNPB Sebut Karhutla Sulit Diatasi, Ini Penyebabnya
Cerita Kakek Apendi, Jadi Tersangka Karhutla Usai Bakar Jerami di Lahan 5x2 Meter
Polri Tetapkan 296 Orang dan 9 Korporasi Tersangka Karhutla

(mdk/fik)