Terbongkarnya Paket Ganja Cair dari China Masuk Bandara Kualanamu

Terbongkarnya Paket Ganja Cair dari China Masuk Bandara Kualanamu
Penyelundupan ganja cair dari China di Bandara Kualanamu. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 16 November 2020 04:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Paket yang dicurigai Bea Cukai Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), akhirnya terungkap. Dalam paket itu berisi ganja cair asal China yang akan diterima oleh seorang warga Medan.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Kualanamu, Elfi Haris mengatakan, paket seberat 30 ml itu dikemas dalam 3 botol kemasan bertuliskan 'Hemp Oil'.

"Masing-masing botol berisi 10 ml," kata Elfi, seperti dilansir Liputan6.com, Minggu (15/11).

Terungkapnya paket kiriman narkotika golongan I mengandung senyawa kimia Tetrahydrocannabinol (THC) tersebut saat petugas unit Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Bandara Kualanamu mencurigai paket kiriman pos asal negara China pada 6 November 2020.

Berdasarkan kecurigaan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dan mendapati 3 botol berisi cairan yang dicurigai THC. Untuk membuktikannya, Bea Cukai Kualanamu melakukan pengujian dibantu oleh Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) II Medan.

"Hasilnya menyatakan barang tersebut mengandung senyawa kimia Tetrahydrocannabinol atau THC," terang Elfi.

Langkah tindak lanjut diambil pada 9 November 2020. Tim Bea Cukai Kualanamu dan Tim P2 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumut serta Tim Ditresnarkoba Polda Sumut menindak kepada penerima barang.

Berdasarkan penelusuran, penerima paket berinisal JE (39) yang berada di Jalan HM Yakub, Medan. Saat ini hasil penindakan berupa barang bukti dan berkas telah diserahterimakan dari Bea Cukai Kualanamu kepada Ditresnarkoba Polda Sumut.

"Bea Cukai Kualanamu terus menjaga komitmen dan kewaspadaan yang tinggi dari bahaya penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

Elfi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalahgunakan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP), serta dapat menginformasikan kepada aparat penegak hukum apabila mempunyai informasi terkait penyalahgunaan NPP di masyarakat.

Reporter: Reza Efendi
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Pelaku Terancam Hukuman Mati, Ini 3 Fakta Penangkapan Peredaran 141 Kg Ganja di Medan
Polisi Bongkar Modus Baru Peredaran Narkoba Gunakan Jasa Ojek Online
Gelar Operasi Nila, Polda Metro Jaya Sita 190 Kilogram Sabu dan 265 Kilogram Ganja
Napi Lapas Bengkalis Kendalikan Penyelundupan 50 Kg Sabu dari Malaysia
7 Kurir Narkoba Disergap di Aceh Timur dan Labuhan Batu, 14,8 Kg Sabu-Sabu Diamankan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami