Tercebur sumur sedalam 9 meter, Nenek Sarinah selamat

Tercebur sumur sedalam 9 meter, Nenek Sarinah selamat
PERISTIWA | 23 April 2015 12:44 Reporter : Parwito

Merdeka.com - Warga Kelurahan Kembang Arum, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah dihebohkan dengan insiden seorang nenek yang jatuh ke dalam sumur di rumahnya di jalan Saptamarga 2, nomor 9 Kota Semarang, Kamis (23/4) pagi tadi.

Korban yang diketahui bernama Sarinah (68 tahun) itu jatuh saat hendak mengecek air di dalam sumur miliknya. Tanpa diduga, korban terpeleset dan jatuh ke dalam sumur sedalam 9 meter tersebut.

"Sekitar jam 10-an, saya dengar teriakan. Pas saya cek ternyata ibu jatuh ke sumur, saya langsung minta bantuan tetangga," ucap anak korban Pandi di lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, beberapa warga yang mendengar kabar kejadian itu langsung bergegas memberi pertolongan kepada korban.

Salah seorang tetangga korban masuk ke dalam sumur menggunakan tangga terbuat dari bambu untuk mengangkat korban.

Beruntung korban berhasil diselamatkan tanpa mengalami luka cukup serius. Korban pun langsung dilarikan ke RS Tugurejo Kota Semarang untuk dirawat.

Beberapa warga pun langsung berinisiatif untuk menutup sumur tersebut menggunakan pelat besi agar tidak ada lagi korban yang tercebur sumur.

"Kami memberi apresiasi ke warga yang bertindak cepat memberi pertolongan," ucap salah seorang petugas Basarnas Kota Semarang, yang datang setelah korban berhasil dievakuasi. (mdk/bal)

Pengantin baru tewas terbakar di kamar kontrakan

Mimpi anak ini ungkap penyebab kecelakaan yang tewaskan ibunya

Pria ini terpeleset ke lubang menganga di depan gedung DPRD

Ibu dan anak tewas ditimpa batu bara di Inhu

Polda Sulut blusukan kunjungi korban lakalantas di rumah sakit

Mabuk dan bawa ineks, sopir Innova tabrak mobil dan lapak PKL

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami