Terduga Teroris di Cilegon Karyawan BUMN, Ini Reaksi Menteri Erick Thohir

PERISTIWA | 14 November 2019 23:11 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menanggapi soal karyawan BUMN yang ditangkap Densus 88 lantaran diduga sebagai jaringan teroris. Erick menegaskan bahwa pihaknya akan menghormati proses hukum.

"Ya enggak apa-apa, itu kan bagian dari proses hukum yang harus dihormati," ujar Erick di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/11).

Menurut dia, Kementerian BUMN telah meminta para pegawainya untuk tak terlibat dalam hal-hal yang berkaitan dengan radikalisme. Erick menegaskan menyerahkan kepada kepolisian apabila ada pegawainya terkait jaringan terorisme.

"Ya pastinya ada, kan sudah ada ahli-ahlinya. Nanti kalau saya bicara, masalah kasus terorisme kan bukan ahlinya. Itu ahlinya daripada kepolisian dan lain-lain," kata dia.

1 dari 1 halaman

Sejumlah Orang Ditangkap

Sebelumnya, salah satu terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror, diduga petinggi perusahaan BUMN yang ada di Kota Cilegon, Banten.

Meski begitu, kepolisian masih enggan membuka identitas dan perusahaan tersebut. Ke empat terduga teroris yang ditangkap di Banten yakni DA (28), QK (54), AP (45) dan MA (45).

"Dia bekerja sebagai karyawan BUMN. Karena ini tidak terkait dengan karyawan atau perusahaan apapun, ini terkait individual dan jaringan. Artinya tidak menutup kemungkinan ada orang lain di dalam sana. Kalau kita sebutkan apa yang dilakukan oleh penyidikan dan penyelidikan akan terganggu, nanti akan feed back (berbalik), ini yang akan terganggu," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardy, melalui sambungan selulernya, Kamis (14/11/2019).

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
Terduga Teroris di Cianjur Ditangkap Densus 88 Bekerja Sebagai Tenaga IT
Diduga Terkait Bom di Polrestabes Medan, Polisi Amankan Perempuan di Binjai
Polisi Sebut 1 dari 4 Terduga Teroris di Banten Karyawan BUMN
Densus 88 Tangkap Pasutri Terduga Teroris di Cianjur
Lima Hari Terakhir, Densus 88 Tangkap 10 Terduga Teroris
Napiter yang Berhubungan dengan Istri Bomber Medan Pindahan dari Rutan Mako Brimob