Terduga Teroris yang Rumahnya Digeledah Adalah Driver Ojek Online

PERISTIWA | 13 Oktober 2019 18:29 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Densus 88 Antiteror Polri menggeledah rumah kontrakan yang dihuni NAS di Kampung Rawakalong, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/10). NAS merupakan terduga teroris yang menyerahkan diri di Bandar Lampung pagi tadi.

NAS dilaporkan baru menempati rumah kontrakan bercat biru nomor 88 di RT 2 RW 4, dua bulan. Selama mengontrak di sana, NAS dinilai jarang bersosialisasi di lingkungan.

"Setahu saya dia driver ojek online, itu dilihat dari seragam yang dipakai ketika keluar dan pulang ke rumah," kata Nadian, tetangga persis di sisi kiri kontrakan NAS pada Minggu (13/10).

Selama mengontrak di sana, Nadian sebagai tetangga terdekat tidak menaruh curiga apapun. Sehari-hari juga tampak biasa, tak ada aktivitas yang mencurigakan.

"Dia lebih banyak di dalam rumah, enggak pernah keluar," ujar dia.

Ketua RT setempat, Ahmad Qurtubi, mengatakan NAS merupakan warga pindahan dari Jakarta. Hal itu terlihat dari identitas yang ditemukan di dalam rumah kontrakan tersebut.

"Kalau kesehariannya biasa saja, karena dia nge-Grab," ujar Qurtubi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, NAS masuk ke dalam kelompok JAD Bekasi bersama Abu Zee yang ditangkap pada 23 September lalu. Dia juga bagian dari jaringan Abu Rara, penyerang Menkopolhukam, Wiranto di Pandeglang, Banten beberapa hari yang lalu.

Baca juga:
Geledah Rumah Terduga Teroris di Tambun, Ini Daftar Barang Ditemukan Polisi
Terduga Teroris yang Rumahnya Digeledah di Bekasi Jaringan Abu Rara
Densus 88 Antiteror Menggeledah Rumah di Tambun Bekasi
Sebelum Ditangkap Densus, Terduga Teroris di Bali Pamit Pulang Kampung
Pascapenyerangan Wiranto, Boni Hargens Minta Parpol Berperan Melawan Terorisme
Usai Penusukan Wiranto, Pintu Masuk dan Keluar Bali Diperketat
2 Anggota JAD Ditangkap di Bali, Dekat dengan Penusuk Wiranto

(mdk/lia)