Terjaring Razia, Puluhan Ponsel Milik Tahanan Lapas Sukamiskin Dihancurkan

PERISTIWA | 5 Juli 2019 19:01 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Kemenkumham Kanwil Jabar mengamankan puluhan ponsel pintar milik narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin. Selain itu, ditemukan pula berbagai fasilitas di luar aturan yang berlaku.

Kadiv Pas Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris mengatakan, pihaknya menggelar operasi gabungan selama dua malam. Semua kamar sel diperiksa tanpa terkecuali.

"Kami sita 71 unit ponsel, jenis ponsel pintar. Ponselnya kami hancurkan," ujarnya di kantor Kemenkumham Kanwil Jabar, Jalan Jakarta Jumat (5/7).

Dia menegaskan, hasil sitaan itu didapatkan dari berbagai warga binaan, baik itu narapidana kasus korupsi dan kasus pidana umum. Meski tidak spesifik, beberapa ponsel didapatkan dari tokoh partai politik, mantan pejabat negara dan kepala daerah.

"Selain ponsel, kami juga mendapat temuan penanak nasi dan kabel-kabel untuk alat elektronik," jelasnya.

Abdul mengaku, rutin menggelar razia sebagai upaya pencegahan pelanggaran narapidana. Intensitasnya ditingkatkan pasca terbongkarnya kasus suap yang melibatkan mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen. Ia sudah divonis bersalah bersama anak buahnya serta salah sari warga binaan bernama Fahmi Darmawansyah.

"Terakhir operasi yang ditemukan ponsel itu tiga hari setelah pemindahan Setya Novanto ke Rutan Gunung Sindur," ungkapnya.

Selain razia, upaya pencegahan pun dilakukan dilakukan bersama Polda Jabar. Rencananya, ribuan petugas imigrasi dan pemasyarakatan rutan dan lapas akan dikumpulkan di SOR Arcamanik, Kota Bandung pada Senin (8/7) mendatang.

Para petugas akan diberi arahan dari Kapolda Jabar Rudy Sufahriady, Pangdam III Siliwangi Mayjen Tri Soewandono dan Kepala BNNP Jabar, Brigjen Sufyan Syarif.

"Pembekalannya berkaitan dengan pengamanan lapas dan rutan di Jabar. Itu juga karena berkaca pada kejadian di Langkat, Pekanbaru, Loksuken hingga Polewali Mandar," terangnya.

Selain itu, pembekalan berkaitan dengan penemuan narkotika dengan menyelundupkan di bandara. Rencananya, acara tersebut dihadiri Menkum HAM Yasona Laoly.

Pembekalan tersebut dinilai penting. Pasalnya, penghuni lapas dan rutan saat ini mencapai 23,500. Sementara, kapasitas lapas dan rutan hanya 15 ribu dengan 3,500 petugas.

Baca juga:
Gara-gara Setnov, 2 Petugas Lapas Sukamiskin Dihukum Penundaan Gaji dan Naik Pangkat
Ditahan di Lapas Gunung Sindur, Ini Syarat Setnov Jika Ingin Dipindah ke Sukamiskin
Yasonna Sebut Kalapas Sukamiskin Sampai Stres Hadapi Ulah Napi Koruptor
Ketua DPR Minta Komisi III Panggil Kemenkumham Soal Kasus Pelesiran Setnov
Kasus Pelesiran Setya Novanto, Ditjen PAS Didesak Perbaiki Sistem
Jalan-Jalan di Luar Lapas, Setya Novanto Diduga Ditemani Sang Istri

(mdk/fik)