Terkendala Jaringan Internet, Semua Sidang di Jayawijaya Digelar Secara Langsung

Terkendala Jaringan Internet, Semua Sidang di Jayawijaya Digelar Secara Langsung
PERISTIWA | 3 April 2020 22:02 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Pelaksanaan sidang terhadap tahanan yang diinstruksikan untuk dilaksanakan secara daring sebagai upaya pencegahan virus Corona, ditiadakan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, karena terkendala jaringan internet.

Kepala Lapas Kelas II B Wamena, Imam Saptoriadi mengatakan persidangan terhadap tahanan tetap dilakukan secara langsung tanpa melalui video conference yang menggunakan jaringan internet.

"Untuk sidang pakai video converence tidak bisa kita lakukan di Jayawijaya. Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Wamena untuk tahanan masih tetap berlangsung karena wartawan tahu sendiri bahwa jaringan internet di Jayawijaya tidak bagus," kata Imam melalui telepon selulernya, Jumat (3/4).

Imam mengatakan keterbatasan layanan internet tidak mengurung semangat pihak lapas dalam bekerja, dan Lapas Wamena sudah berkoordinasi dengan jaksa serta pengadilan terkait kendala yang mereka juga rasakan.

"Jadi kami tetap memanggil narapidana, dari jaksa tetap mengambil tahanan yang akan disidangkan ke PN Wamena," ujarnya.

Langkah pencegahan virus Corona bagi narapidana yang hendak disidangkan adalah dengan meminta ruang sidang yang steril, hakim dan jaksa juga steril dengan menggunakan masker serta mobil tahanan yang steril. Pihak lapas meminta setiap tahanan yang hendak dibawa ke pengadilan, diberikan sarung tangan dan masker dan hal itu telah dipenuhi oleh jaksa.

"Muda-mudahan pelaksanaan sidang di PN Wamena tidak membawa virus karena dampaknya bagi rumah besar saya ini (lapas), anak-anak saya disinikan banyak, hampir 150, makanya saya khawatirkan seperti itu," katanya.

Ia mengatakan kurang baiknya layanan internet tidak menjadi hambatan untuk mendorong majunya pelayanan di Lapas Wamena agar maju seperti lapas-lapas lain yang memiliki jaringan internet bagus.

"Saya kalau mau men-download aturan-aturan yang dikirim, harus saya lakukan di pagi hari, jam setengah 6 baru agak kencang wifi-nya, padahal saya isi kuota internet 50GB tetapi yang terpakai hanya 1GB. Nonton video tidak bisa, apa-apa semua tidak bisa," tuturnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Stadion Patriot Bekasi akan Dipakai Jadi Rumah Sakit Darurat Corona
Satpol PP Semprotkan Disinfektan di Pasar Tanah Abang
Selama Masa Isolasi, Keluarga PDP Covid-19 di Tangsel Dapat Bantuan Sembako
Wali kota Bengkulu Imbau Camat Berperan Aktif Dalam Penanggulangan Covid-19
Gandeng Warung Rakyat, Azwar Anas Bagi Kupon Makan Pekerja Informal Terdampak Corona
7 Cara Mencegah Virus Corona Pada Bayi, Orang Tua Wajib Waspada

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami