Terlilit Masalah Ekonomi, Wanita di Bali Nekat Jadi Pengedar Sabu

Terlilit Masalah Ekonomi, Wanita di Bali Nekat Jadi Pengedar Sabu
PERISTIWA | 14 Juli 2020 01:02 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Seorang janda muda bernama Kadek Sutarmi (27) ditangkap oleh personel Polres Badung, Bali. Sutarmi diduga mengedarkan narkotika jenis sabu.

Pelaku mengedarkan barang haram tersebut, karena terlilit ekonomi dan mempunyai pekerjaan yang tidak tetap. "Pekerjaan yang bersangkutan tidak tetap. Motifnya ekonomi," kata Kasubag Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Oka Bawa, Senin (13/7).

Pelaku berhasil diamankan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seorang perempuan sebagai pengedar narkoba jenis sabu yang sering melakukan transaksi di wilayah Kerobokan, Badung, Bali.

Dari informasi itu, petugas melakukan penyelidikan pada Jumat (3/7) pukul 15.00 WITA. Kemudian, petugas melihat seorang wanita yang ciri-cirinya persis seperti target yang dicari. Saat itu Sutarmi sedang mengendarai sepeda motor di wilayah Kerobokan.

Petugas membuntuti dan lalu target berhenti di sebuah rumah indekos, Jalan Mertajaya, Gang 2A, Kecamatan Denpasar Utara. Selanjutnya, petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku.

1 dari 1 halaman

Polisi menemukan 16 paket plastik klip saat menggeledah Sutarmi. Dalam plastik itu berisi kristal bening diduga sabu di dalam tas selempang dengan posisi berada di atas lantai kamar kost.

Selain itu, ditemukan barang bukti lain berupa kotak kardus yang di dalamnya berisi timbangan elektrik dan sembilan bendel plastik klip kosong.

"Setelah ditanyakan, yangbersangkutan membenarkan bahwa barang yang dibawanya adalah benar narkotika jenis sabu, yang disimpan sendiri olehnya di dalam tas selempang miliknya," ujar Oka.

Pelaku mengakui sabu itu milik orang yang bernama Devi yang kini DPO dengan tujuan untuk ditempel sesuai dengan perintah Devi.

"Barang bukti yang diamankan 16 paket plastik klip yang didalamnya berisi kristal bening narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 4,84 gram brutto atau 3,24 gram netto," ujar Iptu Oka. (mdk/ray)

Baca juga:
Modus di Balik Ladang Ganja Bukit Tunggul Cilengkrang
Lion Air Soal 3 Pilot Terjerat Narkoba: Bukan dari Lion Air Group
Ladang Ganja Seluas Satu Hektare Ditemukan di Lembang
INACA Dorong Sanksi Tegas dari Maskapai Agar Kasus Pilot Narkoba Tak Terulang Lagi
Maskapai Diminta Beri Sanksi Tegas Terkait Kasus Narkoba di Industri Penerbangan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami