Teror Harimau, Wisatawan Dilarang Berada di Gunung Dempo Hingga Malam

PERISTIWA | 21 November 2019 20:25 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Harimau Sumatera diduga masih berkeliaran dan masuk ke pemukiman. Kondisi itu membuat kunjungan ke Taman Wisata Gunung Dempo Pagaralam, Sumatera Selatan, dibatasi. Pengunjung dilarang berkemah atau menginap di lokasi.

Kepala Dinas Pariwisata Pagaralam, Syamsul Bahri Burlian, menjelaskan kebijakan itu berdasarkan pertimbangan keamanan pengunjung pasca serangan harimau terhadap warga dan wisatawan Gunung Dempo. Dari segi waktu, pengunjung harus keluar sebelum malam dan dari segi tempat dilarang masuk ke area Tugu Rimau.

"Untuk sementara waktu, kami batasi wisatawan demi menghindari teror harimau Sumatera," ungkap Syamsul, Kamis (21/11).

Pihaknya telah meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel mencari keberadaan hewan dilindungi itu. Jika dipandang sudah aman, kunjungan akan kembali dibuka seperti biasa.

"Kalau mau berkeliling kebun teh atau Dempo Park masih diperkenankan, tapi harus hati-hati," ujarnya.

Kepala Pos SAR Pagaralam, Alfaris, menegaskan jalur Tugu Rimau ditutup untuk pendakian. Hal itu bertujuan agar pendaki terpusat menggunakan jalur Kampung IV sehingga mudah dilaksanakan pendataan.

"Tugu Rimau kami gunakan hanya untuk evakuasi, kita tutup secara resmi jalur itu," pungkasnya.

Baca juga:
Cegah Teror Harimau Sumatera, Warga dan BKSDA Pasang Perangkap Sementara
Usai Tewaskan Petani, Harimau Sumatera Terkam Seekor Kambing
Petani Kopi di Lahat Tewas Diserang Macan Tutul
Lagi Kemping, Wisatawan Gunung Dempo Pagaralam Diserang Harimau
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap Cari Harimau Sumatera di Taman Nasional Zamrud
Harimau Sumatera Muncul di Area Pipa Minyak Taman Zamrud
Warga Ketakutan, Minta Pemerintah Tangkap Harimau Sumatera yang Tewaskan Pemuda

(mdk/lia)

TOPIK TERKAIT