Terpaksa Melahirkan di Malaysia, TKI asal Sumut Berharap Bantuan Pemerintah

PERISTIWA | 25 Juli 2019 16:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Nurul Halizah (19) tengah menghadapi kesulitan. Dia perlu biaya besar karena terpaksa melahirkan dan anaknya dirawat di Malaysia.

Nurul merupakan warga Jalan Satria Dusun II, Desa Mekar Sari, Deli Tua, Deli Serdang, Sumut. Dia menjadi TKI di Selangor, Malaysia, sejak beberapa tahun lalu.

Saat di perantauan, Nurul menikah dengan TKI lainnya, Khairul Akbar (25). "Mereka menikah di sana awal 2018," kata Suwaldi (52), ayah Nurul, Kamis (25/7). Dari pernikahan ini, Nurul hamil. Dia dan suaminya sepakat untuk melahirkan di Indonesia.

Saat usia kandungannya 6 bulan, Maret 2019 lalu, Nurul pun berniat pulang ke Indonesia. Dalam perjalanan menuju bandara, perempuan itu mengalami pendarahan hebat. Dia dilarikan ke sebuah klinik di Selangor.

©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Karena masalah peralatan, Nurul dirujuk ke Serdang Hospital di Selangor, Malaysia. Dia melahirkan bayi prematur.

Ibu Nurul, Suhena, menambahkan, cucu pertamanya harus menggunakan alat bantu untuk mendapatkan asupan gizi. Perawatan tambahan untuk bayi itu membuat biaya persalinan membengkak. "Jumlahnya Rp206.500.000‎ yang harus dibayarkan," katanya.

Perempuan ini dan suaminya berharap pemerintah dan dermawan mau membantu biaya persalinan putrinya dan pengobatan cucunya.

"Saya cuma jual kue basah. Bapak (suami) kerja Grab sepeda motor. Saya sedih, ini cucu pertama saya. Ya Allah, bantulah kami agar saya bisa dipertemukan dengan anak cucu saya," ucap Suhena sambil menangis.

Mereka berharap putri dan cucunya ‎dapat pulang ke Deli Serdang dan dirawat di rumah sakit di daerah ini. "Kami berharap pemerintah, Bapak Bupati Deli Serdang, Gubernur Sumatera Utara, serta Presiden Republik Indonesia, dapat membantu biaya perawatan cucu pertama saya, agar dapat dipulangkan ke Indonesia saja dan dirawat di rumah sakit sini saja," harap Suwaldi.

Baca juga:
Polisi Malaysia Tahan Anggota Dewan Terkait Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI
TKI di Malaysia Diduga Diperkosa Anggota Dewan
400 Buruh Migran Asal Banten Terjebak di Timur Tengah
Bayar 135 Ringgit, 81 TKI Dideportasi Mandiri dari Malaysia
TKI di Malaysia Tewas Dimangsa Buaya
TKI Asal NTT Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Malaysia

(mdk/bal)