Terpeleset di Gunung Sindoro, Pendaki Asal Solo Dievakuasi Tim SAR

Terpeleset di Gunung Sindoro, Pendaki Asal Solo Dievakuasi Tim SAR
PERISTIWA | 11 Agustus 2020 11:03 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Vani Wahyu (48), pendaki asal Kampung Bratan, Kelurahan Pajang, Laweya, Solo mengalami kecelakaan saat pendakian di Gunung Sindoro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (10/8). Vani terpeleset di pos 3 Gunung Sindoro saat hendak turun sekitar pukul 01.00 WIB.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi Vani dalam keadaan selamat pada Selasa (11/8) pagi.

Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya mengatakan, pada Senin (10/8) pagi, survivor bersama temannya mendaki Gunung Sindoro melalui Kledung hingga puncak. Setelah sore mereka hendak turun. Sesampai di pos 3, survivor mengalami insiden terpeleset lalu terbentur akar pohon.

"Diduga ia mengalami cedera pada tulang belakang sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan. Mereka kemudian minta tolong," ujar Yahya.

Untuk memberikan pertolongan tersebut, pihaknya memberangkatkan 1 tim rescue Basarnas pos SAR Wonosobo untuk melakukan evakuasi. Mereka disertai dengan peralatan evakuasi

"Kondisi jalur pendakian Gunung Sindoro di malam hari gelap. Sehingga kami naik ke pos 3 dengan alat penerangan senter untuk mencapai puncak pos 3. Ketinggian lokasi kurang lebih 2.500 MPDL," katanya.

Setelah kurang lebih 2 jam pencarian, lanjut dia, Vina berhasil dievakuasi.

"Kita evakuasi dengan menggunakan tandu sampai di basecamp Grasindo Kecamatan Kledung dalam keaadan selamat," tutup Yahya. (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami