Terperangkap Reruntuhan, 2 Pegawai Restoran di Sulbar Ditemukan Usai 8 Jam Evakuasi

Terperangkap Reruntuhan, 2 Pegawai Restoran di Sulbar Ditemukan Usai 8 Jam Evakuasi
Evakuasi 2 Karyawan Rumah Makan di Sulawesi Barat. ©2021 Merdeka.com/Ahmad Udin
PERISTIWA | 17 Januari 2021 11:49 Reporter : Ahmad Udin

Merdeka.com - Dua korban gempa atas Rita (16) dan Ida (17) yang terperangkap di reruntuhan bangunan di Jalan Abdul Wahab Azasi, Sulawesi Barat berhasil dievakusi. Mereka ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pukul 15.20 WITA.

Tim Basarnas, Octa mengatakan bahwa proses evakuasi terhadapnya dua korban sangat menyita energi karena di tengah reruntuhan bangunan.

Dengan menggunakan alat berat, proses evakuasi berjalan baik. Akhirnya pada sore hari kedua korban berhasil ditemukan.

“Kedua korban berhasil ditemukan sore hari sekitar 15.20 Wita. Bazarnas bersama dengan TNI dan warga dengan menggunakan alat berat proses evakuasi berjalan lancar,” sebut Octa.

Dia mengaku, korban yang terkena reruntuhan sebenarnya berjumlah 4 orang, 3 perempatan dan 1 pria. Dan keempatnya dinyatakan meninggal dunia.

"Semuanya 4 orang, 2 orang lebih awal ditemukan dan juga sudah meninggal dunia. Dan terakhir sore tadi ditemukan 2 perempuan dan semua berhasil diidentifikasi oleh keluarganya,” jelasnya.

Seperti diketahui, 4 korban adalah 2 diantaranya karyawan warung dan 2 orang pasangan suami istri (pasutri) pemilik rumah makan Sidodadi. 4 korban ini meninggal dengan kondisi luka bagian kepala dan patah tulang. (mdk/ray)

Baca juga:
Kemendikbud Turunkan Tim Bantu Korban Gempa di Sulawesi Barat
PMI Mengerahkan 10 Armada Tangki Air Ke Lokasi Gempa Sulawesi Barat
56 Orang Meninggal Akibat Gempa di Sulawesi Barat
Penjelasan Mensos Risma Terkait Video Warga Serbu Mobil Berisi Bantuan di Mamuju
Sempat Terputus Akibat Gempa Sulbar, Jalur Darat Majene-Mamuju Kembali Pulih

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami