Tersangka MeMiles Dokter Eva Minta Maaf di Pusara Johny Indo

Tersangka MeMiles Dokter Eva Minta Maaf di Pusara Johny Indo
Dokter Eva di pemakaman Johny Indo. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 27 Januari 2020 16:56 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Pemakaman Johny Indo diiringi isak tangis dari sang anak sulung, Martini Luisa alias dokter Eva di Taman Pemakaman Umum (TPU) Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Senin (27/1).

Dokter Eva berstatus sebagai tersangka kasus investasi bodong MeMiles di Jawa Timur. Polda Jawa Timur memperbolehkan Eva untuk menghadiri pemakaman ayahnya di Tangerang.

Dari pantauan di lokasi, Eva yang mengenakan pakaian serba hitam tersebut menangis tersedu sambil memegang foto mendiang Johny Indo. Ia duduk tepat di sebelah batu nisan ayahnya.

"Maafin Eva ya pih, kayaknya gara-gara Eva Papi jadi gini. Kalau ada Eva mungkin beda cerita," ucap Eva sambil terisak-isak.

Dokter Eva pun lantas menaburkan bunga mawar merah ke tempat peristirahatan terakhir sang ayah. Sambil tertatih-tatih, ia dibantu sanak saudara untuk berdiri menaburkan bunga.

"Semua orang, sebelum papih meninggal terlihat seperti papih. Semua kayak papih," isak Eva.

Johny Indo sendiri merupakan aktor kawakan yang tercatat pernah membintangi belasan film laga Tanah Air dari kurun waktu 1987 hingga 1991. Tidak hanya itu, Johny Indo juga pernah terlibat kasus kriminalitas yang mencengangkan Indonesia, di mana dia pernah terlibat aksi perampokan toko emas seberat 129 kilogram di Cikini, Jakarta Pusat di tahun 1979.

Ia pun dinyatakan meninggal dunia di Jakarta pada Minggu (26/1) sekira pukul 07.42 WIB.

Namun, Eva menyatakan sebelum mendengar kabar sang ayah jatuh dan keadaannya semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia, Eva sempat bermimpi bertemu sang ayah.

"Memang saya kan tidak bisa ketemu papi, mami juga sempat bilang kalau papi nyariin saya terus, lalu tiga hari sebelum meninggal saya mimpiin papi dan di mimpi saya papi bilang kalau papi rindu sama saya," tuturnya.

Dia pun meminta doa kepada semua pihak agar sang papih dapat tenang di hadapan Sang Pencipta, dan juga ia beserta keluarga dapat tabah menerima cobaan tersebut.

"Mudah-mudahan saya bisa sabar dan tabah juga lebih baik dalam mengurus keluarga saya yang masih ada," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Dokter Eva Anak Kandung Johny...

Halaman

(mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami