Tersangka Pengeroyokan Lansia Diteriaki Maling Bertambah Jadi 6 Orang

Tersangka Pengeroyokan Lansia Diteriaki Maling Bertambah Jadi 6 Orang
lansia diteriaki maling tewas dikeroyok. ©2022 Instagram
NEWS | 29 Januari 2022 14:56 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Polisi kembali menetapkan satu orang tersangka baru terkait kasus pengeroyokan Wiyanto Halim. Kali ini, pelaku diketahui berinisial F dengan peran merusak mobil saat insiden terjadi.

"Satu orang kembali ditetapkan, inisial F. Tersangka melakukan perusakan terhadap mobil koraban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (29/1/2022).

Zulpan melanjutkan, dengan penetapan F sebagai tersangka baru, total sudah ada enam orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi pengeroyokan korban berusia 89 tersebut.

"Total enam," singkat Zulpan.

2 dari 3 halaman

Peran 5 Tersangka Lain

Polisi bergerak cepat langsung mengamankan 14 orang dengan enam orang sudah dinyatakan sebagai tersangka hingga hari ini. Mereka adalah TJ, JI, RYN, MA, MJ, dan F. Saat ini para pelaku telah ditahan di Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Kelima tersangka semuanya laki-laki. Pertama berinisial TJ (21) yang berperan menendang mobil dan korban memakai kaki kanan ke arah pinggang korban.

"Tersangka kedua, JI laki-laki berusia 23 tahun menendang menggunakan kaki kanan ke bagian atas, tubuh maupun kendaraan," sebut Zulpan.

Tersangka ketiga, RYM (23) selain menganiaya korban, dia juga sebagai pelaku yang menarik paksa Wiyanto keluar dari dalam mobil Toyota Rush.

Tersangka selanjutnya, MA dan MJ yang masih berusia 18 tahun dimana merupakan pelaku yang merusak mobil korban ketika berhenti di jalan Pulokambing, kawasan JIEP.

Dalam kasus ini, pasal yang dipersangkakan kepada kelima orang tersangka yakni Pasal 170 Ayat 1 dan Ayat 2 Jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara.

3 dari 3 halaman

Kronologi Pengeroyokan

Kasus pengeroyokan lansia ini bermula dari kecelakaan lalu lintas di kawasan Tebet pada pukul 2 dini hari pada 23 Januari 2022. Sang kakek yang tengah mengemudikan mobil seorang diri tidak berhenti saat seorang pengendara motor merasa diserempet.

Pengendara motor yang tidak terima langsung mengejar mobil tersebut dengan menghimpun massa melalui teriakan maling kepada mobil Wiyanto Halim. Massa yang terkumpul akhirnya berhasil memberhentikan mobil tersebut di kawasan industri Pulo Gadung Jakarta Timur.

Aksi main hakim sendiri tidak bisa dihindarkan, Wiyanto Halim pun meregang nyawa usai disangka maling oleh para pengeroyok.

Reporter: M Radityo

(mdk/ray)

Baca juga:
Keributan Warga di Lapangan Bola Muara Angke Diselesaikan Secara Restorative Justice
Pria yang Dikeroyok Warga di Tangsel Jadi Tersangka Kasus Persetubuhan
Kata Polisi Soal Video Keributan di Lapangan Sepak Bola Berujung Pengeroyokan Warga
Lansia Dikeroyok, Polisi Dalami ke Keluarga Kenapa Wiyanto Bisa Mengemudi Dini Hari
Tetapkan 5 Tersangka, Polisi Selidiki Pelaku Lain Kasus Pengeroyokan Lansia di Jaktim

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami