Terseret Arus Deras Banjir, Truk Muatan Sembako di Kukar Terguling

Terseret Arus Deras Banjir, Truk Muatan Sembako di Kukar Terguling
Banjir di Kukar Kaltim. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 20 Mei 2022 14:51 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Banjir masih merendam belasan desa di kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Bahkan area banjir hari ini meluas ke kecamatan Kembang Janggut. Dampak banjir selain merendam permukiman dan akses jalan, juga menyebabkan truk muatan sembako dan alat elektronik tujuan Tabang terguling di perbatasan Kembang Janggut.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (20/5) sekitar pukul 09.00 WITA. Truk bermuatan sembako, alat elektronik dan alat tulis kantor (ATK) tujuan Tabang terguling diduga dihantam arus deras banjir.

"Sekarang banjir berdampak ke perbatasan Kembang Janggut dan Tabang, air menerjang jalan poros. Truk out off control," kata Kapolsek Tabang Iptu Joko Sulaksono dikonfirmasi merdeka.com.

Joko menerangkan air banjir dari Tabang mengarah ke Kembang Janggut. Titik rawan berada di Desa Bukit Layang, Desa Kelekat dan Desa Perdana yang berbatasan dengan Tabang.

"Siap-siap di Kembang Janggut (terima banjir kiriman), sudah warning (peringatan)," ujar Joko.

Meski siang ini ketinggian banjir hingga satu meter di 18 desa dari 19 desa di Tabang berangsur surut, namun warga yang mengungsi sejak Kamis (19/5) masih dibikin was-was dengan potensi hujan lebat di Tabang.

"Beberapa gardu PLN mulai dihidupkan lagi. Tapi informasi dari Sekcam (Sekretaris Camat) pasokan listrik dari perusahaan di kawasan hilir masih padam total. Belum bisa dinyatakan surut, karena warga masih berjaga cuaca hujan intensitas tinggi. Kami berkoodinasi terus dengan BPBD Kaltim," terang Joko.

Masih dijelaskan Joko, tim gabungan BPBD, Polri dan TNI bekerja sama dalam penanganan banjir, di antaranya distribusi bantuan kepada korban banjir.

"Dari 18 desa yang banjir, terparah di 10 desa sehingga listriknya dipadamkan karena banjir genangi rumah dan gardu listrik," ungkap Joko.

Diketahui, banjir merendam sebagian besar wilayah Tabang, Kutai Kartanegara, sejak Selasa (17/5) imbas hujan lebat sehari sebelumnya, Senin (16/5). Hingga Kamis (19/5) banjir meluas dan merendam 18 dari 19 desa di Tabang. Tim BPBD Kutai Kartanegara bergerak pagi ini ke Tabang untuk penanganan dan penanggulangan banjir di Tabang.

Sementara terdata ada 5.010 kepala keluarga (KK) terdampak banjir Tabang. Di mana, ketinggian air hingga 1 meter memaksa PLN memadamkan listrik dan berdampak bagi sekitar 1.150 pelanggannya. (mdk/cob)

Baca juga:
18 Desa di Tabang Kukar Sudah 3 Hari Kebanjiran, Ribuan Jiwa Terdampak
Banjir sejak Malam, Jalan Raya Pramuka Depok Sempat Macet Parah
Antisipasi Banjir, Kali Induk Kramat Jati Akan Direvitalisasi
Banjir Genangi Kawasan Perempatan Mampang Depok
Cegah Banjir, Pemprov DKI Ingin Permukiman Punya Embung untuk Kurangi Air ke Sungai
Banjir Jadi Strategi Ukraina Menahan Laju Pasukan Rusia Masuk Kota Kiev

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami