Tersinggung Disebut Bikin Susah, Ayah di Makassar Habisi Anak saat Tidur Pulas

Tersinggung Disebut Bikin Susah, Ayah di Makassar Habisi Anak saat Tidur Pulas
ilustrasi garis polisi. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko
NEWS | 23 Juni 2022 16:59 Reporter : Ihwan Fajar

Merdeka.com - Seorang warga Jalan Sinassara, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rusli (42) tewas di tangan ayahnya sendiri berinisial R (70). Dia dibunuh saat tertidur pulas.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tallo Komisaris Badollahi mengatakan kasus penganiayaan dilakukan R terjadi pada Kamis (23/6) pukul 06.30 Wita. R menganiaya putranya menggunakan kayu balok.

"Menurut keterangan keluarga atas nama Fatwan (39) berawal dari datangnya bapak korban (pelaku) dari Kabupaten Bone. Kemudian terjadi perselisihan dengan korban dan berkata kepada bapaknya dengan ucapan 'kenapa ko datang di rumah ini? Bikin susah saja di sini'," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (23/6).

2 dari 2 halaman

Serahkan Diri ke Polisi

R ternyata tersinggung dengan perkataan anaknya. Setelah melaksanakan salat Subuh, dia langsung mengambil kayu balok dan langsung memukulkannya ke kepala korban yang sedang tertidur pulas.

"Pelaku memukulkan kayu balok sebanyak lima kali di bagian kepala hingga akhirnya korban meninggal dunia," sebutnya.

Seusai membunuh anaknya, R langsung datang ke Mapolsek Tallo untuk melapor dan menyerahkan diri. Selain mengamankan R, polisi juga menyita barang bukti sebatang balok yang digunakan untuk memukul kepala korban. "Pihak keluarga tidak ingin melakukan autopsi," tegasnya. (mdk/yan)

Baca juga:
Tak Kunjung Pulang dari Menjala Ikan, Sekretaris BPD di OKU Ternyata Dibunuh
Simpan Dendam, Pria di Sumba Timur Rancang Perampokan dan Pembunuhan Tetangga
Tersangka Baru Kasus Mahasiswi Tewas di Apartemen Cipulir Ditangkap, Ini Perannya
Siswi SMP di Langkat Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan
Di Luar Batas Kemanusiaan, Foto di Ponsel Ungkap Kejamnya Tentara Myanmar Bunuh Warga

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami