Tersisa 800 Unit, Tenaga Medis di Jawa Barat Butuh 30 Ribu APD Tambahan

Tersisa 800 Unit, Tenaga Medis di Jawa Barat Butuh 30 Ribu APD Tambahan
PERISTIWA | 31 Maret 2020 21:51 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membutuhkan sekitar 30 ribu Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis. Dia berharap pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dapat memenuhi kebutuhan dengan jumlah tersebut.

Hal itu disampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para menteri serta Gubernur DKI Jakarta, Banten, DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur melalui video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (31/3).

"Kami hanya punya sisa 800 APD itu dari sisa pengiriman minggu lalu oleh BNPB dan lainnya yang totalnya 15 ribu. Mohon bantuan APD 30 ribu untuk seminggu ke depan," kata dia melalui siaran pers yang diterima.

Jumlah itu merupakan hasil perhitungan yang dilakukan. terlebih, para bupati dan walikota di Jawa Barat terus mengajukan pengadaan APD. "Kalau ada pasti saya kirim, karena itu saya mohon secepatnya bisa di-drop (APD)," imbuhnya.

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy merespons permintaan Gubernur Jabar. Muhadjir memastikan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) akan segera mengirim APD kepada semua daerah yang membutuhkan.

Menurut dia, BNPB saat ini memiliki cadangan 300 ribu APD yang bakal dikirimkan ke daerah-daerah. "Dari Gugus Tugas COVID-19 untuk APD dalam tiga hari ini kita punya cadangan 300 ribu APD dan akan segera kita berikan ke daerah," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Andalkan Drone untuk Disinfektan

Di samping itu, Ridwan Kamil menyebut akan memanfaatkan teknologi drone disinfektan untuk menangani dan mencegah penyebaran Covid-19 di Jabar. Dia menilai pemanfaatan tersebut bisa mempercepat upaya penyemprotan disinfektan dengan wilayah yang luas dan sulit dijangkau.

Inovasi yang dikembangkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jabar mampu melakukan penyemprotan dengan jangkauan hingga lima hektare dalam waktu yang cepat.

"Bayangkan lima hektar bisa diselesaikan dengan waktu yang cepat ketimbang sambil berjalan kaki pelan-pelan, saya kira ini lebih efektif," katanya.

Drone disinfektan berukuran besar ini memiliki delapan baling-baling dan mampu mengangkut 15 liter cairan disinfektan. Ia mengaku sudah memesan drone disinfectant dengan jumlah banyak dan rencananya akan dibagikan ke 27 kabupaten/kota se-Jabar. (mdk/ray)

Baca juga:
Galeri Busana di Banyumas Produksi Baju Hazmat Gratis Untuk Tenaga Medis
DPR Bakal Kawal Distribusi Alat Pelindung Diri Bagi Tenaga Medis
Kebutuhan Meningkat, Produksi Industri APD Nasional Terus Digenjot
Nestapa Dokter di Daerah, Minim APD dan Masker Tangani Corona
Bantu Penanganan Corona, PMI Sumbang APD untuk 15 Rumah Sakit di Solo

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami