Tetap Waspada Demam Berdarah di Tengah Pandemi Corona

Tetap Waspada Demam Berdarah di Tengah Pandemi Corona
PERISTIWA | 6 April 2020 04:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Saat ini Indonesia memasuki musim pancaroba. Biasanya, pada musim ini bermunculan penyakit demam berdarah. Di tengah pandemi Corona, pemerintah meminta warga menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah demam berdarah.

"Saya ingatkan sekali lagi kepada saudara-saudara sekalian, pada bulan-bulan ini secara klasik kita masuk pada tahapan pancaroba. Dimana, gambar yang klasik dari episode ini adalah munculnya penyakit demam berdarah," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto, Minggu (5/4).

Masyarakat diajak melakukan pemberantasan sarang nyamuk di rumah untuk mencegah penyakit demam berdarah. Yurianto menyebut penyakit demam berdarah di tengah pandemi virus corona (Covid-19) ini dapat memperburuk angka kematian di Indonesia.

"Karena kita tahu dengan munculnya penyakit demam berdarah ini akan memperburuk angka kesakitan dan angka kematian yang terjadi manakala campur dengan Covid-19," jelasnya.

Menurut dia, saat ini adalah waktu yang pas untuk membersihkan sarang nyamuk di rumah. Sebab, pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar, sekolah, dan ibadah dari rumah.

Di samping itu, Yurianto juga mengapresiasi seluruh keluarga yang mengikuti imbauan pemerintah agar tak beraktivitas di luar rumah. Hal itu dilakukan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia yang kian meluas.

"Keluarga adalah basis dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini," ucapnya.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Tak Cuma Corona, Waspada Penyakit Demam Berdarah di Musim Pancaroba
Tiga Warga Kota Tasikmalaya Meninggal Akibat DBD
10 Macam Virus Berbahaya di Dunia Sebelum Corona Merebak
Bukan Corona, Kabupaten Sikka Tetapkan KLB DBD dan Sudah Diperpanjang Empat Kali
5 Anak Meninggal Dunia Akibat DBD, Keluarga Takut Bawa ke RS Karena Tak Punya BPJS
Tingginya Kematian Akibat DBD di NTT Disebabkan Terlambat ke Rumah Sakit

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami