Tiga Hari Wafatnya BJ Habibie, Peziarah Masih Terus Berdatangan ke TMP Kalibata

PERISTIWA | 14 September 2019 15:21 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tepat tiga hari pasca wafatnya presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie, ratusan peziarah masih terus singgah dan mendoakan sang Bapak Teknologi di peristirahatan terakhirnya.

Pantauan di lokasi sejak pagi hingga pukul 14.00 Wib, tenda merah putih masih menopang makam almarhum, lewat buku tamu peziarah tercatat sejak pagi tadi sudah ratusan orang datang untuk mendoakan sang mendiang bapak teknologi nasional ini.

"Banyak ya, kalau liat dari buku daftar ini ratusan mungkin seratus lebih ada yang ziarah ke Almarhum Pak Habibie," kata Doddy , petugas pos TMP Kalibata di lokasi, Sabtu (14/9).

Menurut Doddy fenomena ziarah kubur ke makam tokoh nasional yang disemayamkan di Kalibata bukanlah hal baru. Seperti sebelumnya, juga bersemayam Ani Yudhoyono juga dikuburkan di TMP Kalibata Jakarta. Hingga sepekan setelah dikubur, makam Almarhumah Ani masih ramai peziarah yang datang dan berdoa.

"Kapan itu Bu Almarhum Ani juga ya banyak juga yang datang ziarah berdoa buat Almarhum sampai seminggu terus datang engga putus-putus, ada aja tiap hari," tutur dia.

Diketahui, Baharuddin Jusuf Habibie atau yang lebih dikenal dengan BJ Habibie, mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto Jakarta pada Rabu 11 September 2019, pukul 18.05 WIB.

Menurut sang anak, Thareq Kemal Habibie, sang ayah tutup usia dikarenakan gagal jantung. Hal ini disebabkan kondisi organnya yang melemah dan tidak lagi kuat mengingat usianya yang telah memasuki angka 83 tahun.

"Tim dokter sudah melakukan tindakan yang terbaik," ujar Thareq.

Reporter: Muhammad Radityo

Baca juga:
Kenang Habibie, Airlangga Minta Kader Jadikan ITI Sebagai Perguruan Tinggi Negeri
Hening Cipta Persiraja untuk BJ Habibie
Duka Mendalam, Insinyur se-ASEAN Beri Penghormatan Tertinggi ke Habibie
Ganjar Pranowo-Taj Yasin Gelar Doa Bersama untuk Mbah Moen dan BJ Habibie
Kisah Kedekatan BJ Habibie dengan Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao

(mdk/rhm)