Tiga Menteri Terseret Kasus di KPK, Jokowi Takkan Ikut Campur

PERISTIWA | 8 Mei 2019 14:22 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi memastikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak akan mengintervensi kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus yang menyeret sejumlah menteri Kabinet Kerja. Terlebih KPK sebagai lembaga independen yang bertugas untuk memberantas tindak pidana korupsi.

"Presiden tidak mau mengintervensi kasus apa pun yang berkaitan dengan menterinya," ujar Johan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/5).

Menurutnya, Jokowi berkomitmen menghormati independensi lembaga penegak hukum. Karena itu, dia menghormati proses hukum yang dilakukan KPK terhadap menteri Kabinet Kerja.

"Sering disampaikan pak Presiden, pak Presiden menghormati proses hukum di KPK," ucap dia.

Sebagai informasi, ada tiga menteri Kabinet Kerja yang diduga terlibat kasus korupsi di KPK. Mereka adalah Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Enggar diduga terlibat dalam kasus suap yang melibatkan anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso. Sementara Lukman Hakim tengah diperiksa KPK terkait kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama yang dilakukan eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Sedangkan Imam Nahrawi diduga terlibat kasus suap penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Baca juga:
Jokowi Sudah Panggil Menteri Terseret Kasus di KPK
Juru Bicara Kepresidenan: Kalaupun Ada Reshuffle, Setelah Lebaran
PPP Ikhlas Jika Lukman Hakim Saifuddin Kena Reshuffle
Soal Reshuffle, Moeldoko Sebut Jokowi Tunggu Status Menteri yang Dibidik KPK
Moeldoko: Soal Reshuffle, Presiden Bilang Bisa Iya Bisa Tidak
Jokowi Dikabarkan Mau Reshuffle Kabinet, Ini kata Wiranto

(mdk/noe)