Tiga Pertimbangan DPR untuk Putuskan Amnesti Baiq Nuril

PERISTIWA | 16 Juli 2019 10:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Surat permintaan permohonan amnesti terpidana kasus ITE Baiq Nuril dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah diterima DPR. Surat itu diserahkan oleh Presiden Jokowi melalui Mensesneg pada Senin (15/7) kemarin.

Surat pertimbangan amnesti Baiq Nuril tersebut akan dibacakan dalam rapat paripurna, siang hari ini. Anggota komisi III DPR Arsul Sani menyatakan, usai pembacaan amnesti itu, selanjutnya DPR akan membahas dalam Badan Musyawarah (Bamus).

"Yang jelas nanti beberapa hal akan dikaji Komisi III," kata Arsul saat dikonfirmasi, Selasa (16/7).

Arsul menyebut, proses setelah Bamus adalah pembahasan oleh Komisi III. Dalam pembahasan nanti, lanjutnya, Komisi III akan mempertimbangkan tiga hal sebelum memutuskan apakah akan menerima amnesti Baiq Nuril.

"Pertama, hal-hal yang merupakan fakta persidangan. Kedua, Pasal yang didakwakan pada Baiq Nuril. Ketiga, pertimbangan hukum mulai dari hakim PN sampai dengan hakim PK di MA," tandasnya.

Sebelumnya, Menkum HAM Yasonna Laoly mengatakan permohonan amnesti Baiq Nuril, korban pelecehan seksual yang menjadi terpidana kasus ITE sudah dikirim Presiden Joko Widodo melalui Mensesneg ke DPR. Informasi itu diperoleh Menkum HAM dari Deputi Perundang-undangan Mensesneg.

Saat ini tinggal menunggu keputusan DPR. Apakah akan memberikan amnesti kepada Baiq. Namun Yasonna enggan menduga-duga kapan DPR akan memberikan jawaban atas amnesti yang diajukan ibu tiga anak tersebut.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
DPR Mulai Bahas Permohonan Amnesti Baiq Nuril
Pembahasan Amnesti Baiq Nuril akan Dibawa ke Bamus DPR Siang Ini
Bamsoet Pastikan Surat Pertimbangan Amnesti Baiq Nuril akan Dibacakan di Paripurna
Presiden Jokowi Sudah Kirim Permohonan Amnesti Baiq Nuril Ke DPR
Permohonan Pertimbangan Amnesti Baiq Nuril Dibacakan di Sidang Paripurna DPR Besok
Dibaca Sambil Menangis, Ini Surat Baiq Nuril untuk Presiden Jokowi

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT