Tiga Syarat yang Harus Diterapkan Dalam Menghadapi Puncak Pandemi Covid-19

Tiga Syarat yang Harus Diterapkan Dalam Menghadapi Puncak Pandemi Covid-19
PERISTIWA | 15 Juli 2020 08:27 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra melihat bahwa ada tiga syarat yang harus diterapkan bila ingin mencegah prediksi Presiden Jokowi tentang puncak pandemi Covid-19. Pada 13 Juli lalu, Presiden Joko Widodo memperkirakan puncak pandemi virus corona di Indonesia terjadi pada Agustus-September 2020, namun prediksinya bisa meleset bila pemerintah tidak melakukan sesuatu.

Ketiga syarat yang harus diterapkan, yang pertama adalah optimalisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar. Menurut Hermawan, pemerintah harus menerapkan PSBB lagi dan harus serentak diterapkan di seluruh daerah di Indonesia. Jadi bukan hanya di wilayah yang paling berdampak Covid-19 saja.

Kemudian yang kedua, masyarakat harus bisa membantu pemerintah untuk menyukseskan PSBB. Hermawan berharap, masyarakat bisa menahan diri untuk di rumah saja, tidak bertamasya, liburan, kumpul-kumpul ataupun melakukan hal-hal yang tidak penting di keramaian. Menurutnya masyarakat harus bisa sabar, ini semata-mata demi kebaikan bersama juga.

Hermawan juga meminta masyarakat untuk kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ia melihat saat ini masyarakat sudah tidak tidak terlalu mengindahkan protokol kesehatan lagi.

"Sulit bila puncak pandemi diprediksi Agustus-September kalau PSBB dilonggarkan, semua sektor kehidupan dibuka, kesadaran masyarakat rendah," ujar Hermawan kepada merdeka.com, Selasa (14/7).

Kemudian syarat ketiga yang harus pemerintah lakukan menurut Hermawan adalah kebijakan infrastruktur dan penanganan pemerintah harus dioptimalkan serta tidak ada lagi inkonsistensi kebijakan.

Ia sangat menyayangkan selama ini pemerintah tidak pernah konsisten saat menentukan suatu kebijakan. Seperti contohnya, pada 13 Juli lalu, pemerintah baru saja mengubah istilah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Keputusan menteri mengubah lagi istilah ODP dan PDP menjadi probable dan suspect. Itu sebenarnya istilah lama, namun dalam dashboard data dikoreksi. Padahal Corona sudah lima bulan mewabah di Indonesia, Inkonsistensi ini sebenarnya menambah sulit para ahli untuk memprediksi puncak pandemi," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Optimalkan Pelayanan Kesehatan

Ia juga berharap pemerintah terus berupaya meningkatkan infrastruktur penunjang agar Covid-19 di Indonesia bisa segera teratasi, karena kebiasaan masyarakat pun harus diubah. Harus jaga jarak dan harus sering cuci tangan. Hermawan berharap semua fasilitas umum memiliki tempat cuci tangan serta bisa menjaga jarak. Pelayanan kesehatan pun harus dioptimalkan.

"Kami hanya bisa berharap dan berjuang secara maksimal untuk memberikan pelayanan dan asuhan kesehatan masyarakat tapi kalau dipastikan bulan Agustus, ya tanya saja ke tim ahli sekitar beliau," katanya.

Sebenarnya cukup sulit untuk memperkirakan puncak pandemi Covid-19 di Indonesia akan terjadi pada bulan Agustus-September 2020. Hermawan menjelaskan bila saat ini indikator-indikator yang menjadi variabel penilaian kapan puncak pandemi ini terjadi, terus berubah.

Jadi jika memang prediksi Jokowi ingin terwujud, pemerintah dan masyarakat harus segera memenuhi persyaratan yang sudah ia jelaskan karena saat ini, posisi Indonesia masih pada lembah yang menanjak dan belum melewati kurva.

"Penyakit ini bisa ada sampai tahun depan, tetapi melewati puncak kasus adalah tujuan kita sekarang ini. Barulah bisa disebut kasus terkendali. Sekarang belum terkendali, masih pada lembah yang menanjak," tutupnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Menyusul Sang Ayah, Kepala Bappeda Jawa Timur Meninggal karena COVID-19
Tertular Covid-19 dari Ayah, Kepala Bappeda Jatim Meninggal Dunia
Pemerintah Harus Sadar Kasus Covid-19 Terus Bertambah Bukan Menurun
Pemprov Jabar Kehabisan Bahan Medis Tes PCR, Pengujian Spesimen Bisa Menurun
Meraba Kapan Pandemi Reda, Wabah Covid-19 di Mata Para Peramal Super Amerika
83 Orang Terkaya di Dunia Minta Pajak Mereka Dinaikkan Demi Bantu Pemulihan Ekonomi
Dianggap Pahlawan Selama Pandemi, Gaji Petugas Kesehatan Prancis Naik Rp 3 Juta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami