Tiga Tersangka Dilantik Jadi Anggota DPRD Kepri

PERISTIWA | 9 September 2019 20:20 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Tiga dari 45 politisi yang dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau periode 2019-2024, berstatus sebagai tersangka. Para politisi ini dilantik di aula Kantor DPRD Kepri, Senin (9/9). Seperti dilansir Antara.

Komisioner KPU Kepri Widiyono Agung tidak mempersoalkan pelantikan Bobby Jayanto politisi dari Partai Nasdem, satu dari tiga tersangka.

Sementara Ilyas Sabli dari Partai NasDem, serta Hadi Chandra dari Partai Golkar, tersangka kasus dugaan korupsi.

"Kalau Pak Bobby Jayanto tidak ada masalah, karena tersangka dalam pidana umum. Yang jadi persoalan itu, tersangka kasus korupsi," katanya.

Agung mengemukakan KPU RI ingin membangun semangat bersama yang kuat untuk memerangi korupsi. Karena itu lahir Peraturan KPU Nomor 5/2019, yang menegaskan tersangka korupsi agar ditunda pelantikannya sampai ada keputusan tetap dari pengadilan.

Peraturan itu sudah ditindaklanjuti KPU Kepri, salah satunya meminta surat pendukung dari Kejati Kepri sejak dua pekan lalu. Namun Kejati Kepri menyatakan tidak memiliki kewajiban untuk menjawab surat KPU Kepri.

KPU Kepri menyadari PKPU Nomor 5/2019 itu tidak sejalan dengan peraturan di atasnya yang menegaskan sepanjang masih berstatus sebagai tersangka atau belum berkekuatan hukum tetap, masih memiliki hak untuk dilantik.

"Kami pada dasarnya tidak ada masalah mereka dilantik, tetapi semangat untuk memberantas korupsi yang ingin digaungkan," katanya. (mdk/noe)

Baca juga:
Pascadilantik, Anggota DPRD Banten Ramai-ramai Gadaikan SK untuk Pinjaman Bank
Deadline Hari Ini, PDIP dan Demokrat Belum Serahkan Nama Calon Pimpinan DPRD
Mengenal Ezzaty Asafri, Anggota DPRD Jambi Termuda Peraih Suara Terbanyak
Usai Ikuti Upacara Pelantikan, Anggota DPRD NTT Ditangkap Karena Kasus Korupsi
Ajrudin Pulang Naik Sepeda Sejauh 30 Km Usai Dilantik jadi Anggota DPRD DIY
Dilantik jadi Anggota DPRD DIY, Katir Pulang Jalan Kaki 11 Kilometer

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.