Tiga Tersangka Pengeroyok Lutfi Petugas Keamanan Desa Adat Kuta

Tiga Tersangka Pengeroyok Lutfi Petugas Keamanan Desa Adat Kuta
PERISTIWA » MAKASSAR | 6 Februari 2020 22:05 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Kepolisian Polresta Denpasar telah resmi menetapkan empat tersangka kasus pengeroyokan yang menyebabkan Muhammad Lutfi (25) tewas di Jalan Raya Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (24/1) lalu. Dari empat tersangka tersebut tiga di antaranya adalah petugas keamanan desa atau Jagabaya Desa Kuta.

Mereka adalah I Wayan Mahendra, I Wayan Widarta, dan Wayan Sudanta. Kemudian seorang tersangka lainnya adalah seorang warga bernama I Wayan Miasa.

"Sampai sekarang hasil penyelidikan kami 4 orang (tersangka) mereka adalah keamanan petugas Jagabaya atau pengaman Desa Adat Kuta," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan, di Mapolsek Kuta, Kamis (6/2).

Menurut Ruddi, korban meninggal akibat benda tumpul setelah dikeroyok para pelaku. Sementara tuduhan korban mencuri helm hingga kini polisi belum menemukan cukup bukti.

"Kalau korban belum cukup bukti melakukan tindak pidana. Korban ini meninggal dengan adanya benda tumpul dan korban sudah satu tahun di Bali bekerja proyek (kuli bangunan)," ujar Ruddi.

Dia menambahkan, para tersangka memiliki peran berbeda menjalankan aksinya. Sedangkan hasil autopsi di tubuh korban ditemukan adanya resapan darah di leher dan tupang tengkorak serta pendarahan di dada.

Para pelaku terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara akibat perbuatannya. Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) nomer 3 KUHP.

Ruddi juga mengimbau kepada siapapun jika ada orang yang ditangkap atau dicurigai melakukan pencurian atau lainnya agar tak main hakim sendiri. Ia meminta agar diserahkan ke pihak kepolisian.

"Serahkan semua kepada aparat penegak hukum ke Polsek dan Polres dan kami harapkan jangan terulang lagi," ujarnya.

Seperti yang diberitakan, seorang pria bernama Muhammad Luthfi (25) tewas setelah dituduh melakukan pencurian sebuah helm dan dikeroyok oleh warga di Jalan Raya Legian, di depan Panin Bank, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Peristiwa yang menimpa pria asal Dusun Langsatan, Desa Suka Makmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur ini, terjadi pada Jumat (24/1) lalu, sekitar pukul 12.30 WITA.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa menerangkan, bahwa korban setelah dikeroyok tidak sadarkan diri dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar dan di sana Lutfi dalam keadaan koma.

"Setelah dibawa ke rumah sakit Sanglah dan mendapatkan perawatan medis. Sekitar pukul 21.00 WITA Jumat (24/1) (Lutfi) dinyatakan meninggal dunia," ujar Prabawa, Senin (27/1) lalu. (mdk/gil)

Baca juga:
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Pengeroyok Lutfi yang Dituduh Curi Helm di Bali
Polisi Ringkus 8 Orang Diduga Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Cengkareng
Kronologi Pengeroyokan Wartawan oleh Calo SIM di Jakarta Barat
Jurnalis Media Online Dikeroyok Diduga Calo di Satpas SIM Daan Mogot
Siswa SMP di Makassar Meninggal Dunia Setelah Dikeroyok Teman
Gara-gara Uang Retribusi, Danki Brimob Ribut dengan Warga di Polewali Mandar

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami