Tiga Warga Positif Covid-19, Satu Desa di Garut Diisolasi

Tiga Warga Positif Covid-19, Satu Desa di Garut Diisolasi
PERISTIWA | 29 Mei 2020 20:50 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Satu desa di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, mulai Jumat (25/5) dikarantina. Karantina dilakukan setelah tiga warganya diketahui positif Covid-19. Rencananya, karantina dilakukan selama 14 hari ke depan dan dinyatakan bersih dari virus Corona.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menyebut bahwa ketiga warga Selaawi itu jadi kasus ke-14, 15, dan 16. "Ketiganya terpapar dari kasus ke-13 atau KC-13, jadi transmisi lokal. Dengan kondisi tersebut, Kecamatan Selaawi diputuskan untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Selain itu, Desa Samida akan dilakukan karantina," kata Helmi.

Helmi mengungkapkan bahwa di Desa Samida tingkat reproduksi virusnya cukup tinggi. Namun, walau rencana karantinanya dilakukan satu desa, namun yang akan diperketat adalah di satu dusun, sedangkan wilayah lainnya terus dipantau perkembangannya.

"Di satu dusun ini ada yang ODP, PDP, dan positif. Ada 560 KK yang dikarantina. Nanti kami lakukan tracing ke kampung lain. Kalau memang harus karantina, akan dikarantina," ungkapnya.

Adapun untuk pelaksanaan PSBB di Selaawi, Wabup mengaku bahwa pihaknya akan melakukan pembatasan orang di malam hari. Hal tersebut dilakukan karena di malam hari virus lebih berpotensi berkembang biak lebih cepat dibanding di siang hari.

"Malam tidak boleh ada yang keluar. Kalau malam hari virus itu kuat karena tidak terkena sinar matahari. Sementara daya tahan tubuh kita lemah," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan sangat keras memberikan arahan dan imbauan agar masyarakat tidak keluar di malam hari. Pembatasan kegiatan pun diakuinya sudah diinstruksikan. (mdk/gil)

Baca juga:
KPU Akui Pilkada 2020 di Tengah Pandemi Covid-19 Terkendala Anggaran
Ketua Tim Pengawas Covid-19 DPR Minta New Normal Dilaksanakan Super Ketat
Betah, Penghuni Wisma Karantina Pademangan Enggan Pulang
Penjualan Rumah di Atas Rp 6 Miliar Tetap Tinggi di Tengah Pandemi
Asa Indonesia Jelang New Normal
Menuju New Normal, Gubernur Edy Rahmayadi Belum Izinkan Siswa ke Sekolah
Toserba di Ciamis Ditutup Usai Satu Karyawan Positif Corona

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5