Tim Bentukan Kapolri Mulai Evaluasi Penanganan Karhutla

PERISTIWA | 14 Agustus 2019 14:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim asistensi yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengecek dan mengevaluasi penanganan di enam provinsi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai bergerak hari ini.

"Pak kapolri sudah menerbitkan surat perintah, sudah ada 6 tim yang ditunjuk untuk melakukan asistensi kepada Polda Riau, Sumsel, Jambi, Kalbar, Kalteng, dan Kalsel," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/8).

Tugas 6 tim itu, kata Dedi, adalah mengecek dan evaluasi penanganan Kahutla. "Sudah bergerak semuanya untuk mengecek dan evaluasi sejauh mana penanganan karhutla di tiap-tiap provinsi," ucapnya.

Dedi mengatakan, saat ini Mabes juga siap mengantisipasi bahaya karhutla karena faktor cuaca.

"Ini kan karena musim kemarau El Nino, El Nino ini kan kering dan panjang. Dikhawatirkan September-Oktober menjadi puncak dari musim kemarau El Nino. Itu terus kita antisipasi, di bulan-bulan yang punya tingkat kekeringan yang sangat tinggi itu sangat diantisipasi," katanya.

Terkait penegakan hukum bagi korporasi yang melanggar dan menyebabkan kebakaran hutan, maka Mabes akan juga menugaskan ke tim tersebut.

"Apabila ada penegakan hukum terkait masalah korporasi apabila ada kesulitan dalam proses penegakan hukumnya mabes polri, direktorat tipidter akan melakukan asistensi pada tim-tim yang menangani. Tapi sampi hari ini alhamdulillah untuk titik panas, hotspot di tiap-tiap polda sudah mengalami penurunan," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT