Tim Peneliti: Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sukarela Tanpa Dibayar

Tim Peneliti: Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sukarela Tanpa Dibayar
PERISTIWA | 31 Juli 2020 09:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Tim Peneliti Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil menegaskan relawan uji klinis vaksin tidak berharap mendapatkan uang atau imbalan.

"Enggak ada (karena uang), cuma dikasih uang transport. Mereka sukarela, cuma dia bisa menghubungi dokter anytime," ujar Kusnandi saat dihubungi, Jumat (31/7).

Kusnadi memastikan, setiap individu yang bersedia menjadi relawan tidak berorientasi pada uang. Menurut Kusnadi, jika ada imbalan uang, orientasi kemanusiaan mereka justru dipertanyakan.

"Jadi enggak ada yang dibayar untuk uji klinis. Nanti (kalau) dia gara-gara dibayar, tadinya enggak mau, jadi mau," kata Kusnandi.

Kusnadi mengatakan, saat pendaftaran, para relawan akan menjalani proses asesmen untuk mengetahui tujuan berikut motivasi untuk menjalani uji klinis vaksin Covid-19 ini.

"Jadi betul-betul sukarela, artinya orang-orang itu benar-benar sadar bahwa dia memang mau untuk uji klinis. Jadi bukan karena bayaran," kata dia.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Tim Riset Fakultas Kedokteran...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami