Tim Proklamasi Garut Pindahkan Puluhan Orang ke Lokasi Isoter

Tim Proklamasi Garut Pindahkan Puluhan Orang ke Lokasi Isoter
Rumah isolasi terpusat. ©Liputan6.com/Herman Zakharia
NEWS | 24 Agustus 2021 00:00 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Tim Program Khusus Layanan Isolasi (Proklamasi) Kabupaten Garut mengevakuasi puluhan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut. Mereka dipindahkan ke tempat isolasi terpusat (isoter).

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut yang juga Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, puluhan orang yang dijemput tim Proklamasi berasal dari 14 wilayah, mulai dari utara hingga selatan Garut.

"Yang terjauh kami jemput dari wilayah Garut Selatan, mulai Cikelet, Peundeuy, sampai Singajaya. Sebelumnya kami kan bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk memastikan siapa saja yang harus dijemput untuk dibawa ke tempat isoter," jelas Wirdhanto, Senin (23/8).

Warga yang dijemput kebanyakan menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Selain berisiko tinggi bagi diri mereka, ada kekhawatiran terjadi penyebaran virus corona ke warga sekitar, karena perilaku tidak disiplin dan tempat isolasi yang tidak layak atau padat penduduk.

Selama tim Proklamasi bekerja, Wirdhanto mengaku bersyukur tidak terjadi penolakan. Warga yang akan dipindahkan umumnya mempertanyakan kualitas tempat dan hal lainnya yang berkaitan.

Tim Proklamasi yang merupakan gabungan dari personel TNI, Polri, hingga Dinas Kesehatan ini menjalankan kegiatan penjemputan sesuai arahan Panglima TNI, Kapolri, hingga Menko Marves.

"Pada prinsipnya kami melakukan penjemputan secara humanis. Semua Tindakan-tindakan evakuasi masyarakat ke isoter dilakukan secara humanis dan mengedepankan juga ketua RT dan RW untuk supaya kooperatif membantu kami membantu evakuasi," ungkapnya.

Menurut Wirdhanto, proses edukasi menjadi hal yang sangat berperan, termasuk menginformasikan jaminan kepada mereka yang terpapar. "Isoter memberikan jaminan bahwa tingkat kesembuhan akan semakin tinggi, diberi obat-obatan berkualitas, termasuk dalam rangka memutus penularan. Itu yang kami sampaikan," sebutnya.

Walau tim Proklamasi ini terus melakukan penjemputan, Wirdhanto mengakui masih banyak warga yang terpapar Covid-19 melakukan isolasi mandiri di Garut. "Kami sedang berusaha dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, terkait bagaimana meningkatkan kualitas isoter yang dimiliki Kabupaten Garut. Pada saatnya warga yang terpapar akan dirawat di isoter," tutup Wirdhanto. (mdk/yan)

Baca juga:
Menko Luhut: Terkonfirmasi Positif Covid Bukanlah Aib
Aplikasi PeduliLindungi akan Diterapkan untuk Semua Moda Transportasi
Mobilitas Masyarakat Naik, Menko Luhut Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19
Menkominfo: Kolaborasi Tangguh Kunci Sukses Melawan Pandemi
Genjot Vaksinasi, Pemkot Makassar Sasar 100 RT Per Hari
Menko Airlangga: Ada 40.983 Tempat Tidur Tersedia di Isolasi Terpusat Luar Jawa-Bali

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami