Tim Pusat Bilang 22 Positif, Pemda Tegaskan di DIY hanya 19 Positif Corona

Tim Pusat Bilang 22 Positif, Pemda Tegaskan di DIY hanya 19 Positif Corona
PERISTIWA | 29 Maret 2020 07:06 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Perbedaan jumlah pasien positif virus Corona antara pemerintah pusat dan daerah kembali terjadi. Setelah di Jakarta, kini terjadi di DIY. Berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah pusat, Sabtu (28/3) ada 22 pasien positif virus Corona di DIY. Sementara menurut data Pemda DIY pada Sabtu (28/3) hanya ada 19 pasien positif virus Corona.

Menanggapi perbedaan data pasien positif virus Corona ini, Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Biwara Yuswantana angkat bicara. Biwara memastikan jika data yang dipunya Pemda DIY adalah data primer dan valid.

Biwara menjabarkan jika pendataan yang dilakukan Pemda DIY terhadap pasien virus Corona sudah mengacu pada SOP dari Kemenkes RI. Biwara menyebut, jika data pasien virus Corona berasal dari data rumah sakit yang menerima pasien dan dari hasil lab yang dikeluarkan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.

"Jadi kami di daerah lakukan pendataan sesuai SOP. Jadi data di Dinkes DIY diperoleh dari RS rujukan dan BPTKLPP. Data yang kita peroleh kemarin (Jumat 27 Maret 2020) misalnya, klop antara Rumah Sakit rujukan dan balai (BPTKLPP), dan itu jadi dasar kemudian DIY merilis data," ujar Biwara, Sabtu (28/3).

1 dari 1 halaman

Terkait perbedaan data tersebut, Biwara meminta para wartawan untuk mengkonfirmasinya langsung kepada pemerintah pusat. Biwara meyakini jika data yang dibuat Pemda DIY sudah valid.

"Soal kemudian Jakarta ternyata yang dirilis angkanya berbeda itu mungkin rekan-rekan bisa langsung minta informasi langsung ke sana (Pemerintah Pusat). Tapi kami bisa pastikan data itu (kasus positif Covid-19 di DIY) valid dan dari data primer. Saya kira itu," tegas Biwara.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (28/3) Pemda DIY merilis ada 19 orang pasien positif Corona dengan rincian 1 pasien sembuh dan tiga meninggal dunia. Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 154 orang.

Bukan kali ini saja, pada 19 Maret lalu, data pusat menyatakan positif corona di DIY ada dua orang. Sementara Pemda DIY menegaskan, tercatat ada empat orang positif. (mdk/rnd)

Baca juga:
Pasien Virus Corona di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Berjumlah 387 Orang
Dua PDP dari Solo dan Semarang Dinyatakan Sembuh
Update Kasus Virus Corona di Tangsel: 238 ODP, 110 PDP dan 28 Positif
Anggota DPR Minta RS Tidak Lambat Tangani Pasien Corona
Kemenag akan Sulap 16 Asrama Haji Jadi Rumah Sakit Darurat Corona
Polri Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal di Seluruh Indonesia 31 Maret

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami