Tim SAR evakuasi jasad penggali sumur selama enam jam

PERISTIWA » MALANG | 16 Juli 2018 02:38 Reporter : Dian Ade Permana

Merdeka.com - Seorang penggali sumur yang tertimpa tanah longsor dievakuaso tim SAR gabungan Kota Semarang setelah enam jam. Namun sayang, nyawa penggali sumur tersebut tak bisa diselamatkan.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Semarang, Agung Hari Prabowo mengungkapkan tim bekerja dari pukul 13.30 hingga 19.30. Lokasinya di Desa Dawung RT.07 RW.03 Kecamatan Mijen Kota Semarang.

"Peristiwa naas tersebut menimpa Maruwan (41) warga Tugu RT04 RW 04 Kecamatan Tugu Kota Semarang," jelasnya, Minggu (15/7).

Agung Hari mengatakan, pada pukul 13.30 korban sedang menggali di dasar sumur kurang lebih berkedalaman enam meter dan diameter kurang lebih 60 centimeter. Diduga tanah masih labil dan bangunan belum kering, sehingga terjadi tanah longsor yang menimpa korban.

"Setelah upaya kurang lebih enam jam Tim SAR gabungan berhasil mengevakusi korban dalam keadaan meninggal dunia selanjutnya korban di bawa ke rumah duka," jelasnya.

Tim melaksanakan evakuasi pembersihan matrial secara manual. "Kondisi sumur yang sempit dan banyaknya material yang harus dibersihkan menjadi kendala Tim SAR dalam mengevakuasi korban," kata Agung. (mdk/ded)

Baca juga:
2 Pekerja tambang batu bara tenggelam di perairan Samarinda & Kukar ditemukan tewas
3 Hari dicari, jenazah pemulung ditemukan tertimbun sampah
Pencarian pemulung tertimbun sampah di Malang dihentikan sementara
Wali Kota Malang minta pencarian pemulung tertimbun sampah dilanjutkan
Agus hilang saat memulung sampah di TPA Supit Urang Malang
Polisi pastikan WN China ABK Rich Ocean 17 tewas akibat kecelakaan kerja

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.