Tim SAR temukan barang milik korban tabrakan speedboat di laut Sebatik

Tim SAR temukan barang milik korban tabrakan speedboat di laut Sebatik
PERISTIWA | 30 Juni 2018 23:00 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban pascatabrakan 2 speedboat di perairan Sebatik, perbatasan Nunukan Kalimantan Utara dengan Malaysia. Satu dari 5 korban tewas, sampai sekarang masih belum diketahui identitasnya.

Pencarian tim SAR gabungan juga melibatkan Marinir TNI AL. Tim sementara ini mengamankan ceceran barang-barang milik korban, yang mengapung di perairan laut.

"Tim juga melakukan upaya penyelaman di lokasi yang diduga jadi tempat kejadian, dengan kedalaman hingga 50 meter. Kecepatan arus 6-7 knot kategori kencang, dan arus mengarah ke perairan Malaysia," kat Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kaltim-Kaltara Octavianto, Sabtu (30/6) pagi.

Octavianto menerangkan, untuk kepastian manifest penumpang 19 orang, juga belum benar-benar bisa dipastikan. "Jadi kami tetap melaksanakan pencarian, terkait kemungkinan ada korban lain," ujarnya.

Informasi terkini pagi tadi, ada 2 korban diduga hilang dan masih dicari tim SAR gabungan masing-masing Olong, yang bertugas sebagai motoris speedboat serta Bastian, bocah laki-laki usia 6 tahun.

"Semu korban meninggal dibawa ke RSUD Nunukan. Empat diantaranya teridentifikasi, dan satu lagi wanita dewasa belum teridentifikasi," demikian Octavianto.

Empat korban meninggal yang teridentifikasi adalah ;

1. Agustina (32), wanita asal Kampung Timur Nunukan
2. Anis Platin (54), pria asal Kampung Jawa Nunukan
3. Barek Beguir (35), wanita asal Kampung Timur Nunukan
4. Viani Nuktin (13), remaja perempuan yang juga tinggal di Kampung Timur Nunukan

Diketahui, insiden 2 speedboat bertabrakan dilaporkan terjadi di wilayah Sungai Nyamuk, Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (29/6) malam sekitar pukul 19.00 Wita. Speedboat dikabarkan sebagian besar membawa tenaga kerja indonesia (TKI), berlayar dari Tawau, Malaysia, menuju Sebatik di Nunukan.

Belum diketahui pasti sebab tabrakan di perbatasan perairan dengan negara tetangga itu. Belakangan, muncul speedboat dari arah berlawanan, hingga tabrakan tidak terhindarkan. Lima dipastikan tewas, dan 13 orang lain selamat. (mdk/ded)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami