Tinggal di Tepi Sungai, Warga Sragen Hanyut Diterjang Banjir

Tinggal di Tepi Sungai, Warga Sragen Hanyut Diterjang Banjir
PERISTIWA | 19 Mei 2020 15:24 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Nasib nahas dialami Tulisan (60), warga Klembon RT 33, Desa Pilang, Masaran, Sragen, Jawa Tengah. Setelah dua tahun hidup di tepi sungai desa setempat, dia justru hanyut saat debit air naik. Tim SAR gabungan hingga siang ini masih melakukan pencarian.

"Pencarian subyek dilakukan oleh tim gabungan hingga siang ini. Terakhir korban mengenakan pakai kaos putih dan celana abu-abu," ujar Humas Basarnas Pos Surakarta Yohan Tri Anggoro kepada merdeka.com, Selasa (19/5).

Yohan menyampaikan, Tukiran mulai menghilang dari sungai diperkirakan pada Senin pukul 18.00 WIB. Karena sejam sebelumnya, salah satu kerabatnya bernama Suyatmi masih mengirimkan makanan. Merasa khawatir dengan keselamatan korban, Suyatmi mengajak Tukiran agar naik ke atas. Namun ajakan tersebut ditolak.

"Kemarin itu pas Bu Suyatmi datang, air masih dang kalau. Karena ibu Suyatmi merasa pikirannya kurang enak, pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB, ia pergi ke sungai dan ternyata korban sudah tidak ada," katanya.

Saat itu, lanjut Yohan, debit air sudah naik karena banjir. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pengurus RT setempat.

"Cuaca saat ini cukup cerah. Tim gabungan dibantu masyarakat terus melakukan pencarian," katanya. (mdk/cob)

Baca juga:
Bersihkan Sumur Sedalam 18 Meter, Tiga Pemuda di TTU Tewas
Gara-Gara Hindari Tawuran, Seorang ABG Tenggelam di Sungai Musi
Mandi Hujan, Bocah 3 Tahun di Palembang Hilang Terseret Arus di Bendungan
Dua Bocah Tenggelam di Lubang Galian C di Serdang Bedagai
Kisah Pilu Remaja Tenggelam di Sungai Brantas, Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian
2 Warga Tenggelam di Sungai Musi karena Dikejar Babi dan Terpeleset Saat Cari Kodok

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5