Tingginya Investasi di Jawa Barat Menekan Jumlah Pengangguran Selama Pandemi Covid-19

Tingginya Investasi di Jawa Barat Menekan Jumlah Pengangguran Selama Pandemi Covid-19
Ridwan Kamil. ©Dok Humas Pemprov Jabar
NEWS | 9 Juni 2021 07:15 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut bahwa realisasi investasi Provinsi Jawa Barat tertinggi secara Nasional selama pandemi Covid-19. Tingginya angka investasi itu pun berdampak pada berkurangnya jumlah pengangguran di Jawa Barat.

Ridwan Kamil yang biasa disapa Emil ini mengatakan, tingginya realisasi investasi itu tidak didapat dengan mudah. Karena dia harus door to door menawarkan potensi yang ada agar investor mau berinvestasi.

“Saya terus ketok pintu agar investasi terus mengalir,” ujarnya dalam Rembuk Nasional Vokasi dan Peresmian Kewirausahaan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Tahun 2020 di Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (8/6).

Setidaknya, menurutnya, ada dua alasan investor tertarik menanamkan modalnya di Jawa Barat. Pertama, infrastruktur yang tersedia relatif baik dan mendukung investasi, dan keduanya adalah produktivitas pekerja di Jawa Barat relatif tinggi.

“Saya selalu tanya kepada investor kenapa memilih Jabar. Jawabannya selalu dua terbaik: satu mereka menganggap infrastruktur Jabar relatif lebih baik. (Untuk produktivitas pekerja) jadi setara dengan skor-skor di Vietnam yang dianggap di Asean yang menjadi salah satu yang produktif,” jelasnya.

Tingginya realisasi investasi di Jawa Barat, diakuinya, kini mulai terasa pada penyerapan tenaga kerja. Jika sebelum pandemi Covid-19 angka pengangguran mencapai 8,7 persen, selama pandemi menjadi 10 persen, dan kini kembali turun di bawah 8 persen.

Penurunan itu, Emil menerangkan, tidak hanya pada angka pengangguran saja. Pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat pun kini mulai membaik dari semula minus 4 persen kini sudah naik menjadi minus 0,8 persen.

“Tahun ini seharusnya bulan-bulan ini sudah di atas 0 persen (kembali positif),” tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Menteri Bahlil Bingung Target Investasi Naik, tapi Anggaran Kementerian Malah Turun
Realisasi Investasi Sektor Minerba Baru Rp1,38 Triliun dari Target Rp5,9 Triliun
Dipimpin Bahlil, Ini Tugas Satgas Percepatan Investasi
Kementerian ESDM Catat Realisasi Investasi Ketenagalistrikan 18,4 Persen
Vaksinasi dan PPKM Mikro Dinilai Ampuh Dongkrak Kepercayaan Investor

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami