Tini Kasmawati, Perempuan Penjaga Satwa Langka Raih Liputan6 Awards 2019

PERISTIWA | 25 Mei 2019 13:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Liputan6 Awards masuk ke satu dekade alias usia yang ke 10 tahun di 2019 ini. Rutinitas tahunan memberi penghargaan ke sejumlah sosok inspiratif pun kembali digelar.

Untuk kategori lingkungan, penghargaan diberikan kepada Tini Kasmawati, sang penyayang satwa langka.

Tini memiliki keterbatasan tidak dapat melihat atau tuna netra. Meski begitu, dia tidak buta untuk menjaga primata langka Owa Jawa di Kampung Cimaranginan, Desa Lengkong, Lengkong, Sukabumi, Jawa Barat.

Meski sendirian, dirinya tidak gentar. Hingga pada akhirnya masyarakat sekitar Hutan Lengkong pun turut membantunya.

"Kesulitannya yang pertama adalah biaya. Kedua ini (keterbatasan tubuh). Pertama terjun kaki saya masih normal, tapi (sekarang sulit)," kata Tini di acara Liputan6 Awards, SCTV Tower, Jakarta Selatan, Sabtu (25/5).

Tokoh Filantropis, Irwan Hidayat yang juga sebagai salah satu dewan juri Liputan6 Awards menyerahkan penghargaan kepada Tini. Dia menyampaikan, sosok Tini merupakan perempuan inspiratif.

"Alasannya (diberikan penghargaan) karena memang di dalam keterbatasannya tapi masih berbuat sesuatu yang berharga untuk bangsa," kata Irwan.

Liputan6 Awards sebagai program bakti kepada Indonesia yang terus berupaya berkontribusi untuk bangsa, khususnya terkait perdamaian. Untuk itu, tahun ini pun mengusung tema 'Untukmu Indonesia'.

Ada lima kategori dalam penganugerahan penghargaan yaitu Kesehatan, Lingkungan, Pantang Menyerah, Komunitas Kemanusiaan, dan Olahraga.

Tahun ini, Liputan6 Awards kembali menyeleksi 16 kandidat dalam lima kategori berbeda tersebut.

Hasil seleksi Tim Redaksi Liputan6 akan memilih kandidat pemenang melalui sisi kemandirian, konsistensi, cakupan dampak, dan inspirasi.

Adapun dewan juri dalam penghargaan Liputan6 Awards 2019 adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai ketua dewan juri, Social Entrepreneur Rhenald Kasali, Tokoh Filantropis Irwan Hidayat, Deputy Director Programming SCTV David Suwarto, dan Pemred Liputan6 SCTV Mohamad Teguh.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Selundupkan Bayi Berang-Berang, Bule Rusia Ditangkap Petugas Bandara Ngurah Rai
Lagi, Penyu Mati Terdampar di Pesisir Pantai Jembrana
Ratusan Burung Seharga Rp75 Juta Hendak Diselundupkan ke Parepare Melalui Samarinda
Penyelundupan 172 Taring Beruang Madu di Pekanbaru Digagalkan
Wujud Bayi Piton Bermata Tiga di Australia
Penampakan Macan Tutul Jawa di Hutan Guntur Papandayan

(mdk/did)