TKI Asal Sragen Meninggal di Arab Saudi, Diduga Bunuh Diri

TKI Asal Sragen Meninggal di Arab Saudi, Diduga Bunuh Diri
Ilustrasi Mayat. ©shutterstock
NEWS | 8 Februari 2021 19:38 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Karni (57), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa/Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah meninggal di Arab Saudi. Beredar kabar, wanita yang bekerja asisten rumah tangga sejak 2005 itu meninggal pada Jumat (5/2) lalu karena bunuh diri.

Karni dikabarkan sudah meninggal sejak Jumat (29/1) lalu. Namun keluarga baru mendapatkan kabar meninggalnya Karni dari KBRI Arab Saudi melalui sambungan telepon pada Sabtu (6/2) malam lalu. Saat ini jenazah masih berada di salah satu rumah sakit Arab Saudi.

Perangkat Desa Tanon, Dawam membenarkan ada kabar dari KBRI Riyadh tersebut. Berdasarkan kabar yang diterimanya, penyebab meninggalnya Karni akibat bunuh diri. Namun keluarga kurang yakin jika kerabatnya tersebut bunuh diri. Pasalnya dalam beberapa hari terakhir, korban masih melakukan hubungan telepon dengan kerabatnya.

"Keluarga terkejut, kurang percaya kalau bunuh diri. Karena Selasa (26/1) lalu dia masih berkomunikasi dengan adiknya. Terus tanggal 28 dan 29 tidak bisa nyambung saat dihubungi. Katanya saat ditelepon dia banyak mengeluh soal gaji dan sebagainya," ujar Dawam kepada wartawan, Senin (8/2).

Dia menyampaikan, saat ini keluarga sedang mengupayakan untuk memulangkan jenazah korban. Menurut dia, Karni merantau ke Arab Saudi sebagai asisten rumah tangga sejak 2005. Hingga saat ini ia belum pernah kembali pulang ke Tanah Air. Di Sragen, korban diketahui meninggalkan seorang suami dan dua anak.

Terpisah Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sragen Joko Suratno menyampaikan pihaknya sudah melakukan klarifikasi atas kabar tersebut. Pihaknya juga telah berkordinasi dengan keluarga untuk rencana selanjutnya.

"Keluarga meminta jenazah dipulangkan. Kita kordinasi untuk pemulangan, tapi kapan waktunya belum bisa dipastikan. Pihak majikan siap membantu memfasilitasi pemulangan, demikian juga dari pemerintah Indonesia," katanya.

"Ini masih dalam proses perizinan pemulangan jenazah. Korban bukan termasuk pelaku tindak kejahatan, seharusnya proses tidak terlalu rumit," pungkas dia. (mdk/cob)

Baca juga:
Dalam Sepekan, KJRI Jeddah Bantu Pemulangan 335 WNI Overstayer dari Arab Saudi
Berada di Lereng Pegunungan, Ini Potret Tempat Tinggal Para Pekerja Masjidil Haram
TKI Arab Dicueki Staf Karena Penampilan, Baru Direspons Saat Tahu Akan Beli HP Mewah
Jarang Tersorot, Begini Potret Kehidupan di Penjara Lalu Lintas Arab Saudi
Mayat WNI Perempuan Ditemukan di Dalam Sebuah Koper di Makkah
Ini Sosok Kakek Arab Pemberi Warisan Rumah ke TKI karena Rajin Salat Subuh di Masjid

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami