TKN: Persoalan Hukum dan HAM Harus Dirampungkan Jokowi

PERISTIWA | 14 Juli 2019 23:56 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Dalam pidato kemenangannya bertajuk Visi Indonesia, capres terpilih Joko Widodo (Jokowi) tidak menyinggung isu hukum dan HAM yang juga masih menjadi PR-nya. Menanggapi ini, Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima mengatakan kedua hal itu tetap jadi prioritas dan tugas yang harus dirampungkan.

"Persoalan hukum dan HAM ini adalah persoalan tidak hanya kita sebagai bangsa tetapi persoalan dunia. Tentu itu akan menjadi sesuatu hal yang harus dirampungkan oleh Pak Jokowi, bahwa ini tadi adalah visi pembangunan manusia Indonesia dengan narasi ekonomi untuk membangun daya saing bangsa," jelasnya di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7) malam.

Aria mengakui masih ada yang kurang dalam kepemimpinan Jokowi periode pertama, termasuk isu HAM dan juga lingkungan. Ke depan Jokowi akan tetap mengedepankan hal tersebut. Kendati fokus dalam isu ekonomi dan pembangunan SDM, namun isu HAM dan lingkungan tak akan dikesampingkan.

"Ini bukan pemerintahan malaikat, ada sesuatu yang kurang dan tentunya dalam sistem yang demokratis, NGO, media akan menyoroti hal-hal yang terkait persoalan lingkungan, HAM. Kita tidak ingin membangun Indonesia yang berdaya saing, Indonesia yang mempunyai kompetensi dalam konteks persaingan global tapi meninggalkan persoalan HAM," jelasnya.

Baca juga:
Jokowi akan Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Benahi SDM
Jokowi: Jadi Oposisi Sangat Mulia, Asal tak Dendam Disertai Hinaan dan Caci Maki
Jokowi Ancam Copot Pejabat dan Bubarkan Lembaga Bermasalah
Jokowi Pidato Visi Indonesia: Jadi Negara Terkuat di Dunia
Jokowi akan Kejar dan Hajar Penghambat Investasi serta Pelaku Pungli
Sekjen NasDem: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Bukan Bagi-Bagi Kekuasaan

(mdk/cob)