TKW Asal Karawang Terdampar di Libya Diduga Jadi Korban Trafficking

PERISTIWA | 26 November 2019 08:46 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Kisah memilukan kembali dialami Tenaga Kerja Wanita asal Karawang, Siti Hasanah. Dia saat ini terdampar di Libya diduga menjadi korban trafficking atau perdagangan orang. Siti merupakan warga Kampung Rawagabus Rt 01/07 Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang timur.

Kakak kandung Siti, Agus Mulyana mengatakan adiknya mengirimkan berita bahwa ia berada di negara konflik Libya dan bersembunyi di salah satu rumah warga setempat setelah kabur dari rumah majikan setelah lima hari kerja dan sebelumnya ditempatkan oleh agen PJTKI.

"Kabar diterima dari kakak saya yang menjadi TKW, mengabarkan berada di Libya," kata Agus, Selasa (26/11).

Agus menceritakan diduga adiknya tersebut menjadi korban perdagangan orang karena awalnya akan berangkat menjadi TKW dengan tujuan negara Qatar, melalui calo TKI bernama Ati (50) beralamat di Perum gading Elok Blok K 2, Karawang timur pada 23 Oktober 2019 lalu.

"Awalnya mau ditempatkan di negara Qatar, namun kabar terakhir ada di Libya," terangnya.

Setelah mendapatkan kabar, tiga minggu lalu, pihak keluarga langsung menghubungi pihak sponsor namun mereka tidak bertanggung jawab dan selalu menghindar. Demikian juga PJTKI yang memberangkatkan tidak jelas.

"Ia menangis terus dan berulang kali meminta untuk segera dipulangkan. Kami sudah melakukan upaya mencari tahu alamat agen PJTKI melalui sponsor dan meminta segera memulangkan ke Indonesia," kata Agus.

"Saya komunikasi dengan kakak lewat WhatsApp mengadukan semua permasalahannya selama berada di Libya dan sekarang dia minta pertolongan pemerintah untuk segera dipulangkan," pungkas Agus.

Dalam video yang dikirim ke wartawan, TKW bernama Siti Hasanah, meminta bantuan kepada Bupati Karawang Cellica Nurachadiana untuk memulangkan dari Libya karena sudah satu bulan berada di rumah warga setempat. (mdk/bal)

Baca juga:
Menteri PPA Ayu Bintang Gencarkan Pelatihan Cegah Kekerasan TKW
Jenazah TKW Khotimah Dipulangkan ke Sukabumi
Kampus Terdampak Demo Hong Kong, Mahasiswa Indonesia Pulang ke Tanah Air
Penarikan Biaya Sebelum Berangkat Hingga Penempatan Masih Membayangi Para TKI
Diupah Rp1,5 juta, Warga Bengkalis Bawa TKI Ilegal Gunakan Speedboat
VIDEO: Pekerja Asing di Taiwan Jalin Pertemanan lewat Turnamen Sepakbola

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.