TMMD Ke-112, TNI Aspal Jalan di Rute Perjuangan Jenderal Sudirman

TMMD Ke-112, TNI Aspal Jalan di Rute Perjuangan Jenderal Sudirman
Pengaspalan jalan yang menjadi rute perjuangan Jenderal Besar Sudirman. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 16 September 2021 02:00 Reporter : Imam Mubarok

Merdeka.com - Sempat vakum akibat pandemi Covid-19 , kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali digelar di wilayah Kediri, yakni TMMD ke-112 tahun 2021. Kegiatan dipusatkan di Pegunungan Wilis, Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri .

Kegiatan yang mengambil tema "Wujud Sinergi Membangun Negeri" juga diisi dengan pengaspalan jalan bersejarah. "Jalan yang dibangun ini bagian dari rute gerilya Jenderal Sudirman, yakni Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri hingga ke Bajulan Kabupaten Nganjuk,” kata Komandan Kodim/0809 Kediri Letkol Inf Rully Suryawan kepada merdeka.com, Rabu (15/9).

TMMD ke-112 dilaksanakan selama 30 hari mulai 15 September hingga 14 Oktober 2021. Kegiatan dibuka Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana diwakili Sekda Kabupaten Kediri Dede Sujana di GOR SMAN 1 Grogol, Kabupaten Kediri, Rabu (15/9). Sebelum dibuka resmi, pra-TMMD ke-112 telah dilaksanakan dan berakhir pada 14 September 2021.

Jalan antara wilayah Desa Kalipang Grogol dengan wilayah Bajulan Kabupaten Nganjuk yang diaspal sepanjang 3,7 kilometer. Anggaran pengaspalan merupakan bantuan dari Pemkab Kediri senilai Rp1,5 miliar.

Rully menambahkan, selain mengenang jejak sejarah perjuangan bangsa, pengaspalan jalan sangat membantu masyarakat. Jalan yang sebelumnya jalur makadam dari Kalipang hingga ke Bajulan biasanya ditempuh satu setengah jam perjalanan. Setelah diaspal, perjalanan itu hanya membutuhkan waktu 15 menit.

"Sasaran tambahan dalam TMMD ini berupa rehab posyandu, PAUD, musala dan pura . Sasaran lainnya, nonfisik, berupa penyuluhan dari beberapa SKPD Pemkab Kediri . Selain itu, kita lakukan vaksinasi untuk meningkatkan herd immunity warga di wilayah lereng Gunung Wilis," jelasnya.

"Anggota dilibatkan dari Kodim 0809, Marinir satu SST, Kostrad satu SST, Satu SST dari Brigade, Satpol PP dan Polri, dan yang tak kalah penting adalah peran serta masyarakat sekitar," ujarnya. (mdk/yan)

Baca juga:
TNI-Polri Perbaiki Jembatan di Maybrat Dihancurkan KNPB
TB Hasanuddin Sebut Tak Ada Aturan Calon Panglima TNI Harus Giliran Matra
Sahabatan dari Akmil Kini Jenderal, Ini Potret Kompak 2 Petinggi TNI Kerap Bersama
TNI-Polri Bahu-Membahu Perbaiki Jembatan yang Dirusak KNPB di Papua
TNI-Polri Bahu Membahu Hadapi Pandemi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami