TNI-Polri Buru OPM yang Tembak dan Mutilasi Petani di Intan Jaya Papua

TNI-Polri Buru OPM yang Tembak dan Mutilasi Petani di Intan Jaya Papua
PERISTIWA | 2 Juni 2020 09:45 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - KKSB atau OPM kembali melakukan teror dengan menembak dan memutilasi petani kebun yang merupakan warga asli Papua di Kampung Megataga, Distrik Wandai, Intan Jaya, Jumat (29/5). Korban diketahui bernama Yunus Sani (40).

TNI-Polri memburu para pelaku tersebut. Sebelum petani kebun, mereka juga membunuh Kepala Puskesmas Kampung Wandai Ale Melik Bogau dan Heniko Somau, pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya, saat membawa obat-obatan untuk warga.

"Ya, kita aparat gabungan TNI/Polri sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran di lapangan," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (2/6).

Penyelidikan yang dilakukan oleh aparat gabungan tersebut untuk mengetahui dari kelompok siapa pelaku yang dengan kejam melakukan tindakan tersebut. "Penyelidikan dan pengejaran di lapangan untuk mengetahui pelaku dari kelompok siapa," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, KKSB atau OPM kembali membuat resah masyarakat. Mereka menembak dan memutilasi petani kebun yang merupakan warga asli Papua. Korban bernama Yunus Sani (40), pada Jumat tanggal 29 Mei 2020, di Kampung Megataga, Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya.

Keterangan tersebut didapatkan Niko Wakey, yang merupakan seorang Pastur Gereja Mbegulo. Di mana kejadian bermula ketika Niko sedang mengantar anaknya dari Enarotali ke Kampung Mbegulo. Namun, di tengah perjalanan di Kampung Megataga, Distrik Wandai terdengar bunyi tembakan kurang lebih sebanyak 8 kali.

Setelah bunyi tembakan reda Niko melihat KKSB atau OPM turun dari Kampung Magataga dan akan menghampiri dirinya. "Saat menghampiri saya, KKSB atau OPM tersebut menyampaikan bahwa telah membunuh korban Yunus Sani," kata Niko berdasarkan rilis Pendam Cenderawasih.

Selanjutnya setelah KKSB atau OPM pergi, Niko menghampiri korban Yunus yang telah dibungkus dengan karung. (mdk/ray)

Baca juga:
OPM Tembak dan Mutilasi Petani di Intan Jaya Papua
Kapolda Papua Minta Pendulang Emas Jauhi Kali Kabur Karena Banyak KKB
Dua Tenaga Medis Covid-19 Ditembak KKB di Wandai, Satu Meninggal Dunia
Kembali Berulah, KKB Tembak Satu Warga di Mimika
Kronologi Penyerangan Pos Polisi 99 Ndeotadi Distrik Bogobaida

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5