TNI Selamatkan Warga Amerika Usai Disandera Bandit Kongo

TNI Selamatkan Warga Amerika Usai Disandera Bandit Kongo
Pasukan Garuda Selamatkan Warga Amerika Usai Disandera Bandit Kongo. ©2020 Istimewa
PERISTIWA | 20 Juli 2020 12:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komandan Satgas TNI RDB Kolonel Inf Daniel Lumban Raja mengonfirmasi, Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO), berhasil menyelamatkan warga negara Amerika Serikat dari tangan bandit Kongo.

Aksi itu dilakukan setelah warga Amerika Serikat bernama Sarah dijadikan sandera oleh mereka di Ake Village, 10 KM dari SCD Lulimba.

"Keberhasilan dalam penyelamatan tersebut diawali dengan diterimanya informasi dari Chief dan MSF team kepada Komandan Static Combat Deployment (SCD) Lulimba Mayor Inf Yoni bahwa akan dilaksanakannya negosiasi dengan kelompok bandit," tulis Daniel di Sukarno Camp, lewat siaran pers diterima, Senin (20/7).

Daniel bercerita, Sarah telah disekap selama kurang lebih 16 hari di markas para bandit disekitar perkampungan Ake dan dikhawatirkan kondisi sandera mulai memburuk.

"Dengan sigap Komandan SCD Lulimba Satgas Indo RDB XXXIX-B Monusco bersama Chief Village, Regiment Commander FARDC, Commander Local Police, Team MSF di Kampung Lulimba melaksanakan briefing untuk pelaksanaan negosiasi akhir dalam rangka membebaskan sandera," ujarnya.

Dia menegaskan, langkah taktis diambil Pasukan Garuda dengan diawali dengan menindaklanjuti informasi yang telah didapat dengan baik serta mengantisipasi segala kemungkinan konsekuensi risiko dari dampak situasi kondisi yang nantinya dapat berkembang.

"Setelah menemukan titik terang dalam proses negosiasi berhasil mencapai kesepakatan, akhirnya kelompok Bandit tersebut bersedia untuk membebaskan sandera," jelasnya.

Menurut Daniel, Satgas Indo RDB berperan penting dalam memastikan situasi keamanan terkendali dengan melaksanakan pengamanan ring luar guna mem-back up dan mengambil tindakan apabila terjadi situasi genting dalam proses terjadinya negosiasi sandera yang terjadi di desa Ake tersebut.

"Upaya pelaksanaan negosiasi dapat dilaksanakan dengan berhasil dan dalam keadaan aman yang difasilitasi oleh Chief Village dan 2 orang MSF team kepada 3 orang bandit yang bersenjatakan 3 pucuk AK-47," terangnya.

Informasi diterima, sandera secara umum stabil dilanjutkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara intensif.

"Atas prestasi luar biasa ini, ucapan terima kasih disampaikan oleh Chief dan MSF Team atas kerja keras dalam membantu pembebasan sandera tersebut kepada Satgas TNI RDB dengan melaksanakan patroli, koordinasi serta upaya dukungan lainnya," Daniel menandasi.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami