Tolak Omnibus Law, Buruh Ancam Demo Tiap Pekan di DPR dan Kantor Menko Perekonomian

Tolak Omnibus Law, Buruh Ancam Demo Tiap Pekan di DPR dan Kantor Menko Perekonomian
Demo tolak omnibus law di DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo
PERISTIWA | 29 Juli 2020 14:55 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Kalangan buruh kembali melakukan aksi demo di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/7). Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, mereka menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan stop PHK massal karena dampak Covid-19.

"Aksi ini merupakan reaksi terhadap sikap keras kepala dan tidak pedulinya DPR RI, khususnya Panja Baleg Pembahasan RUU Cipta Kerja dan Kemenko yang ngotot omnibus law tetap dibahas di saat pandemi Corona. Padahal sudah ribuan buruh yang terpapar covid 19 dan di antaranya meninggal dunia," katanya, Rabu (29/7).

Menurutnya, aksi tolak Omnibus Law dan stop PHK ini akan rutin dilakukan setiap pekan di depan gedung DPR RI dan Kantor Menko Perekonomian. Aksi ini akan terus dilakukan hingga Panja Baleg menghentikan pembahasan Omnibus Law.

"Selain aksi tiap pekan terus menerus di DPR RI dan Kemenko Perekonomian di Jakarta, KSPI juga akan melakukan aksi di 20 provinsi secara bergelombang secara terus-menerus untuk menyuarakan isu yang sama," tegasnya.

Selain itu, Said menambahkan, aksi besar-besaran KSPI bersama elemen serikat buruh yang lain secara nasional akan dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2020 di DPR RI bersamaan dengan pembukaan sidang paripurna.

Jumlah massa aksi pada 14 agustus yang akan hadir adalah puluhan ribu orang, dari Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta. Serta tidak menutup kemungkinan akan diikuti buruh dari daerah Jawa, Sumatera dan lainnya.

"Aksi 14 Agustus nanti juga akan dilakukan serempak di 20 provinsi dan 200 kab/kota, dengan tuntutan tolak omnibus law dan stop PHK massal dampak Covid-19," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Said melanjutkan apabila DPR dan...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami