Transmisi Lokal Covid-19, Pemkot Samarinda Pertimbangkan ASN Kembali WFH

Transmisi Lokal Covid-19, Pemkot Samarinda Pertimbangkan ASN Kembali WFH
Rumah sakit karantina pasein corona di Aceh. ©2020 AFP PHOTO/CHAIDEER MAHYUDDIN
PERISTIWA | 14 Juli 2020 15:16 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Kota Samarinda menjadi daerah transmisi lokal penularan Covid-19. Hal ini diketahui usai 19 tenaga kesehatan di RSUD IA Moeis positif Covid-19. Keputusan agar aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot kembali menerapkan work from home (WFH), tengah dipertimbangkan.

"Untuk penerapan WFH kembali, kami sedang koordinasikan dengan KemenPAN. Yang jelas untuk saat ini, dilakukan karantina wilayah di RSUD IA Moeis Samarinda," kata Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin dalam penjelasan resmi di rumah dinas Wali Kota Samarinda, Selasa (14/7).

Transmisi lokal Covid-19 di Samarinda justru terjadi di tengah masa relaksasi tahap III menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB). Meski demikian, masa relaksasi tidak akan dibatalkan.

"Jadi memang, per 1 Juli 2020, kita memasuki relaksasi tahap III. Dengan adanya transmisi lokal ini, kembali terapkan pengetatan. Karena ini sejalan dengan pemerintah pusat, yang sedang relaksasi. Intinya, masyarakat kami minta patuh protokol kesehatan," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan kota Samarinda dr Osa Rafshodia.

Baca Selanjutnya: Plt Kadinkes Kota Samarinda Ismed...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami