Trauma, Saksi Kunci Pembunuhan Satu Keluarga di Serang Belum Bisa Diminta Keterangan

PERISTIWA | 13 Agustus 2019 23:00 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. Siti Sadiah (24), satu korban selamat belum bisa dimintai keterangan lantaran masih trauma dan masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon.

"Yang bersangkutan masih trauma belum bisa diinterogasi. Sudah siuman," kata Kapolres Serang AKBP Firman Affandi di lokasi kejadian, Selasa (13/8).

Dari rumah korban, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa bercak darah korban, bantal dan seprai serta kasur milik korban. Di lokasi kejadian tidak ditemukan benda tajam hasil kejahatan.

"Sudah dilakukan olah TKP. Tidak ditemukan sajam sedang kita dalami dari barang bukti yang ada," kata Kapolres.

Hingga saat ini anggota Samapta Polda Banten bersama anjing pelacak masih melakukan pencarian jejak pelaku. Dari penelusuran sementara belum ditemukan petunjuk yang mengarah kepada pelaku.

"Anjing pelacak kita mencari jejak jalan kecil sampai ke tempat memungkinkan pelaku melarikan diri," katanya.

Dalam peristiwa itu terdapat tiga korban, dua di antaranya meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka tusuk. Data yang dihimpun, ketiga korban itu adalah Rustadi (33) dan anaknya berumur empat tahun yang ditemukan meninggal dan satu orang ibu rumah tangga bernama Sadiah (24) kritis akibat luka tusuk di bagian punggung.

(mdk/ded)