Tubuh Marlis Hancur Lebur Usai Tersedot Mesin Penghancur Kayu

PERISTIWA | 11 Desember 2019 09:41 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Marlis (51), ditemukan dalam kondisi yang mengerikan. Tubuhnya hancur lebur seperti bubur setelah tergiling mesin penghancur kayu milik PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP). Hanya sepatu besi, helm dan pakaian yang digunakannya terlihat utuh.

"Korban tersedot mesin penghancur kulit kayu hingga meninggal dunia," kata Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga kepada merdeka.com, Rabu (11/12).

Potongan tubuh korban yang sudah tidak utuh lagi ditemukan pada Selasa (10/12) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, teman korban sesama pekerja di PT IKPP Perawang Kabupaten Siak, Riau mencari korban yang sempat hilang beberapa jam.

Pada Senin (9/12) sekitar pukul 23.00 WIB, korban bersama teman-temannya, Maridut, Jon Japri dan Syafrizal masuk dinas malam. Pekerjaan dan posisi korban di bagian mesin metal atau benda-benda asing/batu.

Lalu saat jarum jam menunjukkan pukul 02.00 WIB, Syafrizal tidak melihat korban. Dia langsung menghubungi kepala sif yaitu Jon Japri.

"Pak Marlis tidak nampak bang," kata Dedek menirukan ucapan Syafrizal.

Lalu Jon meminta agar Syafrizal matikan mesin dan melakukan pencarian di areal WP 2. Setelah dilakukan pencarian sekitar 30 menit, korban tidak ditemukan juga.

"Kemudian Jon menghubungi pimpinan seksi saudara Gatot, dan memberitahukan bahwa korban tidak nampak hilang di tempat bekerja. Lalu Pak Gatot menyuruh Jon dan Syafrizal agar mencari korban sampai dapat," jelas Dedek.

1 dari 1 halaman

Setelah itu Jon juga menghubungi kepala divisi yaitu Isrul, dan melaporkan hal yang sama. Kemudian Isrul menyuruh Jon untuk menghubungi pihak kepolisian. Setelah itu datang pihak keamanan perusahaan.

"Pada Selasa sekitar pukul 03.00 WIB, Syafrizal menemukan helm berwarna kuning di tempat pembuangan sampah mesin tempat korban bekerja," jelasnya.

Setelah itu, para saksi juga menemukan besi sepatu safety, baju yang sudah tidak utuh lagi, dan dilihat ada percikan darah. Di posisi sampah kulit kayu, mereka juga menemukan diduga kulit bagian perut, bagian tubuh yang sudah tidak utuh.

"Selanjutnya pihak perusahaan melaporkan kejadian itu ke Polsek Tualang dan Polres Siak. Petugas langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP, dan mengevakuasi jenazah korban," tutup Dedek. (mdk/fik)

Baca juga:
Lengan Crane Proyek Tol BORR Patah
Tewaskan Dua Pekerja, Polisi Periksa SOP Pekerjaan Rel Ganda Bogor-Sukabumi
Polisi Duga Ada Kelalaian Kerja Hingga Proyek Double Track Bogor-Sukabumi Longsor
Lima Pekerja Tertimbun Longsor Proyek Double Track Bogor-Sukabumi, 2 Tewas
Pekerja Tambang Tanah Clay di Kuranji Padang Tertimbun Material Tanah
Tiga Pekerja Proyek Turap Dinas PUPR Bogor Tertimpa Longsor
Hendak Bersih-bersih, Tangan ART Justru Terjepit Mesin Penggilingan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.