Tulis Status Nyinyir soal Wiranto, Guru PNS Kota Serang Diperiksa Disdik

PERISTIWA | 14 Oktober 2019 17:17 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Rahayu Hayati, seorang guru SMP Negeri di Kota Serang dipanggil Dinas Pendidikan setelah membuat status nyinyir di media sosial (Medsos) soal penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, Dinas Pendidikan sudah melakukan pemeriksaan terhadap guru SMP yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut. Saat ini Dindik sedang mendalami kalimat dalam unggahan medsos facebook yang dinilai bermuatan kebencian tersebut dengan melibatkan ahli bahasa.

"Pemanggilan sudah dilakukan pagi tadi oleh Dinas Pendidikan dan langsung diberikan SP (Surat Peringatan) satu, tapi pendalaman terus dilakukan Dindik," kata Subadri Ushuludin, Senin (14/10).

Disampaikan Subadri, pemerintah Kota Serang akan terus melakukan pembinaan terhadap pegawai dan guru di Kota Serang untuk bijak bermedia sosial.

"Kita akan lakukan pembinaan, termasuk hari ini juga saya sudah kumpulkan kepala sekolah SD se kota serang karena di era digital tidak boleh iseng-iseng di medsos karena jarimu harimaumu," katanya.

Dalam ungguhannya, akun Rahayu Hayati menulis komentar nyinyir terkait peristiwa penusukan Wiranto."Teroris kok cuma bw pisau dapur, g sekalian bw bom panci, bom wajan,,," tulis Rahayu dalam status facebooknya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang Wasis Dewanto mengatakan, guru tersebut sudah mengakui kesalahannya dalam menanggapi insiden penyerangan Menko Polhukam di Pandeglang. Meski demikian pihaknya akan terus melakukan pendalaman mengenai unggahan nyinyir tersebut.

"Kalau terpapar radikalisme tidak ya, itu berdasarkan hasil pemeriksaan komite sekolah yang bersangkutan," katanya.

Baca juga:
Wanita Perekam dan Penyebar Video Penggal Kepala Jokowi Divonis Bebas
Polisi Masih Periksa FS, Istri TNI AU yang Nyinyir Soal Penusukan Wiranto
Cuitan Hanum Rais soal Wiranto Dipolisikan, PAN DIY Serahkan ke Proses Hukum
Istri Nyinyir di Medsos soal Wiranto, Anggota Kodim Wonosobo Kopda BD Ditahan 14 Hari
Pemprov Bali Imbau PNS Tak Kritik Kebijakan Pemerintah di Medsos

(mdk/bal)