Tuntut Kesejahteraan, Buruh se-Banten Demo Istana Negara

PERISTIWA » MAKASSAR | 21 Agustus 2019 12:36 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Ratusan massa buruh dari Aliansi Buruh Banten bersatu, akan mengepung Ibu kota negara, Jakarta, Rabu (21/8). Mereka menuntut sejumlah hal terutama rencana revisi Undang-undang 13 tahun 2003 terkait kesejahteraan buruh.

Koordinator aksi yang juga wakil ketua FSP LEM (federasi serikat pekerja Logam, elektronik dan mesin), Agus Gunawan menegaskan, bahwa seluruh buruh di seluruh Daerah di Indonesia menolak rencana revisi UU 13 tahun 2003 tersebut.

"Ini menjadi perhatian semua buruh di seluruh daerah, untuk di Jabodetabek hari ini akan berkumpul menyuarakan keinginannya ke Jakarta, untuk membatalkan rencana revisi UU 13 tahun 2003 tersebut," kata Agus Gunawan

Agus menekankan, revisi UU 13 tahun 2003 tentang perburuhan yang akan dilakukan Pemerintah, sangat merugikan kaum buruh.

"Revisi tersebut jelas merugikan kami. Makanya kami menolak hal itu. Kalau Pemerintah masih memaksa, maka kita akan menggerakkan massa lebih besar lagi. Ini pemanasan saja untuk memberikan warning ke pemerintah," katanya.

Agus menilai, ada sejumlah poin yang menjadi perhatin buruh terhadap rencana revisi Undang-undang tersebut, terutama masalah kesejahteraan buruh.

"Diantaranya tentang hak pesangon, hak upah yang dinaikkan dua tahun sekali, pekerja kontrak (outsourcing) yang tidak dibatasi. Itulah yang tidak ada untungnya yang sama sekali," kata dia.

Diperkirakan hari ini, akan ada 10.000 massa buruh yang bergerak ke Istana negara dan DPR RI, untuk menyuarakan aspirasinya.

"Perkiraan se Jabodetabek Bandung saja 10.000. Ini baru pemanasan. Yang di daerah-daerah, demo di wilayahnya masing-masing," kata Agus.

Baca juga:
Demo di Kantor Gubernur, Buruh Medan Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan
Aksi Blokade Buruh Selama 2 Hari Nyaris Lumpuhkan Aktivitas Bongkar Muat di Berau
KontraS dan YLBHI Laporkan Kekerasan Saat May Day ke Komnas HAM
Sejumlah Orang Diduga Terkait Penyerangan Restoran McD di Makassar Diamankan Polisi
Setengah Anggota Anarko Sindikalisme Berusia Pelajar, Terinspirasi Fenomena di Rusia
Polisi Gandeng Kemenkumham dan BIN Petakan Kelompok Anarko Sindikalisme

(mdk/rhm)

TOPIK TERKAIT