Turunkan baliho capres, anggota Satpol PP nyaris tewas kesetrum

Turunkan baliho capres, anggota Satpol PP nyaris tewas kesetrum
PERISTIWA | 7 Juli 2014 16:26 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Sial dialami Apriansyah (23), anggota Satpol Pamong Praja (PP) Muara Enim, Sumatera Selatan itu nyaris tewas setelah kesetrum listrik saat melepas baliho calon presiden (capres). Beruntung, tubuh korban tersangkut ke besi baliho sehingga nyawanya dapat terselamatkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, peristiwa tersebut terjadi saat Satpol PP dan Panwaslu Muara Enim membersihkan alat peraga kampanye di daerah itu, Senin (7/7). Saat melepas salah satu baliho capres, korban naik ke atas tiang baliho dengan ketinggian empat meter.

Sial, kepala korban terkena kabel Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang berada tepat di atas kepalanya. Alhasil, terjadi ledakan hebat menyebabkan tubuh korban terbakar. Sesaat kemudian, tubuh korban terjatuh dan tersangkut di besi baliho.

Kepala Satpol PP Muara Enim Riswandar mengungkapkan, korban sedang mendapat perawatan di RSUD Dr HM Rabain Muara Enim. "Kami belum bisa jelaskan kondisi terakhir korban. Tapi, sekarang masih dirawat intensif," kata Riswandar. (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami